MenaraToday.Com - Pandeglang :
Kebakaran rumah warga terjadi di Kampung Makui Tonggoh, RT 03 RW 07, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini menghanguskan total delapan rumah warga dan diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Api dengan cepat merambat karena kondisi bangunan yang berdempetan di kawasan padat penduduk.
Sekretaris Desa (Sekdes) Kalang Anyar, Umaedi, mengatakan delapan rumah terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan empat rumah mengalami rusak total.
“Delapan rumah semuanya, yang empat yakni milik Abah Masrip, Edi, Hendi, dan Udi Ute rusak total, sementara empat lainnya rusak ringan yakni milik Iip, Suryani, Nurhadi Endo, dan Asti, tidak ada korban jiwa,” ujar Umaedi.
Kebakaran bermula saat warga melihat asap dan api muncul dari salah satu rumah sebelum kemudian menyebar ke bangunan lain di sekitarnya. Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran api terlalu cepat membesar.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu awal api.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Para korban telah dievakuasi sementara ke rumah tetangga terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah desa dan pihak terkait," ujar Medi.
Ia menyebut, api berhasil dipadamkan berkat kerjasama antar warga dan unit pemadam kebakaran (Damkar).
"Para korban saat ini dievakuasi ke rumah tetanga terdekat, dan api berhasil dipadamkan oleh warga dan juga damkar," jelasnya.
Daftar Rumah Warga yang Terdampak Kebakaran:
1. Abah Masrip (rusak total)
2. Edi (rusak total)
3. Hendi (rusak total)
4. Udi Ute (rusak total)
5. Iip (rusak ringan)
6. Suryani (rusak ringan)
7. Nurhadi Endo (rusak ringan)
8. Asti (rusak ringan)
Warga berharap adanya bantuan darurat serta perhatian pemerintah untuk membantu pemulihan pascakebakaran, termasuk kebutuhan tempat tinggal sementara dan perbaikan rumah yang terdampak. (ILA)
