MenaraToday.Com - Tebo :
Untuk menjalin silaturrahmi dan kebersamaan, Calon Kepala Desa Pagar Puding Lamo dengan nomor urut 3, Edi Enjoy menggelar silaturrahmi dan halal bihalal di momen hari raya Idul Adha 1447 H.
Di kegiatan tersebut, Edi Enjoy menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M serta menjalin silaturrahmi dengan masyarakat Desa Pagar Puding Lamo
"Dalam momen ini saya sebagai putra asli daerah Desa Pagar Puding Lamo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan serta bersama-sama membangun Desa agar semakin maju dan berkembang" ujar Edy.
Pada kesempatan tersebut Edy Enjoy juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat yang hadir dalam acara silaturahmi ini, dan dikesempatan ini juga saya memohonkan doa, restu dan dukungan dari masyarakat terkait pencalonan saya sebagai Kepala Desa Pagar Puding Lamo. Dimana saya sudah berniat dan berkeinginan tulus untuk mengabdikan diri serta memberikan kontribusi nyata bagi kampung kelahiran saya ini, sebab kalau bukan kita siapa lagi yang akan memikirkan dan mau bekerja untuk memajukan desa serta mewujudkan masyarakat desa Pagar Puding Lamo, dari itu saya yakin jika masyarakat bersatu maka desa kita ini bisa maju dari seluruh lini. Disini kehadiran saya bukan hanya sebagai calon kepala desa, tetapi sebagai putra asli Pagar Puding Lamo yang memiliki mimpi dan harapan besar untuk kemajuan kampung kita. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan perbedaan, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama membangun desa yang lebih maju, sejahtera, serta ujungnya. Dengan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat, insya Allah kita bisa mewujudkan Pagar Puding Lamo yang lebih baik untuk generasi hari ini dan masa depan.” ujarnya mantap.
Pantauan di lokasi kegiatan tampak hadir dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, kaum ibu, hingga para sesepuh desa. (Mucin)

