MenaraToday.Com - Pandeglang :
Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali terjadi di kawasan Pasar Baru Labuan, Kabupaten Pandeglang. Kali ini, korbannya merupakan sepasang suami istri asal Kecamatan Patia yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motornya di area belakang Pasar Baru Labuan untuk berbelanja kebutuhan dagangan. Namun, ketika kembali, sepeda motor yang menjadi sarana mencari nafkah itu sudah hilang diduga dibawa kabur pelaku.
Salah seorang saksi mata, Jamaludin, mengatakan aksi pencurian kendaraan bermotor di kawasan belakang Pasar Baru Labuan bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, lokasi tersebut kerap menjadi sasaran pelaku, terutama pada waktu subuh ketika aktivitas pasar mulai ramai, namun petugas parkir belum berjaga.
"Baru kemarin ramai diberitakan soal maling motor yang sudah berani beraksi. Eh, tadi subuh sekitar jam setengah lima pagi ada lagi pedagang sayur yang motornya dibawa kabur saat ditinggal belanja," ujar Jamaludin kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Ia mengimbau para pedagang maupun pengunjung pasar agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan.
"Masyarakat harus lebih waspada. Di belakang Pasar Baru ini memang sering kehilangan motor, apalagi sekitar jam 04.30 WIB karena belum ada tukang parkir yang berjaga," katanya.
Menurut Jamaludin, korban diketahui merupakan pasangan suami istri pedagang sayur keliling yang berasal dari Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
"Biasanya mereka berdua datang ke pasar. Kalau belanja, gantian, satu belanja satu lagi menjaga motor. Tadi saya dengar mereka orang Patia, Pandeglang bagian selatan. Saya belum sempat tanya lebih jauh karena mereka sedang sibuk mengurus kejadian itu," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kasus pencurian di kawasan pasar sudah beberapa kali terjadi. Bahkan sebelumnya, kata dia, pernah ada kendaraan yang kehilangan bagian pelek depan.
"Sering terjadi kehilangan di sini. Bahkan pernah ada yang hilang cuma pelek depannya saja. Makanya pedagang sudah mulai resah karena kejadian seperti ini terus berulang," tuturnya.
Para pedagang berharap pengelola Pasar Baru Labuan bersama aparat kepolisian meningkatkan pengamanan, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh. Mereka juga meminta agar petugas parkir mulai berjaga lebih awal untuk mengantisipasi maraknya aksi curanmor di kawasan pasar.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Labuan Iptu Asep Iim, mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait maraknya aksi pencurian di Pasar Baru Labuan.
"Belum ada laporan," jawabnya singkat.
Hal serupa juga dikatakan oleh PT Sinar Labuan Sejahtera (SLS) selaku pengelola Pasar Baru Labuan,
"Oh belum," ucap Tb Agus Munajat, Pelaksana PT SLS. (ILA)
