MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sebanyak 132 pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang resmi dilantik oleh Bupati Pandeglang Dewi Setiani di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Senin (6/7/2026). Pelantikan tersebut meliputi 15 Pejabat Administrator, 102 Pejabat Pengawas, dan 15 Kepala UPT Puskesmas. Pengisian jabatan ini dilakukan selain untuk mengisi kekosongan jabatan juga memperkuat organisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan daftar nominatif pelantikan, sejumlah jabatan strategis diisi oleh pejabat baru. Di antaranya, Tatang Fauzi, SE., MM dilantik sebagai Camat Sukaresmi, Ahmad Sihabudin, S.Kom., MA sebagai Camat Koroncong, Septian Machendra, SE., MM sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda, serta Asep Desi Susanto, S.Sos sebagai Sekretaris pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
Rotasi dan promosi juga dilakukan pada berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, hingga Inspektorat.
Selain jabatan administrator dan pengawas, pelantikan juga mencakup sejumlah kepala UPT di berbagai sektor, seperti UPT Pemeliharaan Jalan, UPT Pemeliharaan Irigasi, UPT Balai Pembibitan Ternak, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, UPT Tempat Pelelangan Ikan, UPT Budidaya Ikan Air Tawar dan Ikan Hias, UPT Laboratorium Kesehatan Daerah, serta UPT Gudang Farmasi.
Di sektor kesehatan, Pemkab Pandeglang juga melantik kepala UPT Puskesmas dan kepala subbagian tata usaha di berbagai puskesmas, antara lain Puskesmas Cikupa, Bangkonol, Kaduhejo, Mekarjaya, Menes, Pulosari, Cisata, Pagadungan, Picung, Patia, Majasari, Sumur, Carita, Cimanuk, dan Cadasari.
Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan bahwa pelantikan, mutasi, rotasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan agar semakin efektif.
"Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Saya berharap bapak dan ibu dapat meningkatkan kinerja di tempat tugas masing-masing," kata Dewi Setiani.
Dewi menegaskan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mengucapkan sumpah jabatan sejak pertama kali diangkat menjadi pegawai. Karena itu, seluruh ASN harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.
"Saya pernah berada di posisi bapak dan ibu. Apa yang menurut bapak dan ibu terbaik belum tentu menurut Allah SWT yang terbaik. Tunjukkan kinerja terbaik di lingkungan kerja yang baru dan laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Dewi juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi juga oleh kinerja seluruh aparatur. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru serta melakukan percepatan pelaksanaan program di unit kerja masing-masing.
"Saya berharap pelantikan 132 pejabat Pemkab Pandeglang ini mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang," tutupnya. (ILA)
