Pekerjaan Onderlagh Di Tiuh Pagar Buana Carut Marut, Oknum Wartawan Disebut Sebagai TPK

MenaraToday.Com - Tulangbawang :

Pekerjaan Onderlagh di Tiuh Pagar Buana yang disebut-sebut TPK nya seorang oknum wartawan sangat memprihatinkan.

Pasalnya pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 ini terkesan asal jadi dan lebih parahnya kerjaan ini dikerjakan oleh oknum wartawan 

Saat tim awak media turun ke titik lokasi pekerjaan, disitu terlihat dengan jelas pekerjaannya carut marut dan telah di dokumentasi oleh awak media melalui video dan foto sebagai perlengkapan alat bukti .

"Kita menduga pekerjaan Onderlagh ini telah menyimpang dari aturan petunjuk teknis, seperti penyusunan batu belah yang seharusnya tersusun secara berdiri  sehingga saat susunan batu digilas alat berat maka finishing pekerjaannya akan lebih baik, rapi dan bertahan lama. Namun mirisnya oknum pelaksana kegiatan Onderlagh ini menyusun baru secara tidur dan jarang- jarang demi menghemat material batu belah dan demi mencari keuntungan besar." ujar salah seorang tim wartawan saat berada lokasi, Sabtu (11/7/2026)

 Masih menurutnya pekerjaan Onderlagh tersebut seharusnya dikerjakan oleh TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Tiuh setempat bersama masyarakat Tiuh  

Selain itu, kegiatan Onderlagh tersebut seharus nya dikerjakan TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) adalah Tiuh bersama para masyarakat Tiuh atau desa setempat, bukan harus dikerjakan oknum wartawan  dan wartawan seharusnya  bersikap netral dan independen, ada apa dengan Kepala Tiuh yang satu ini, 

"Diduga kuat Supadi selaku Kepala Tiuh telah menjalin kerjasama atau kong kalikong dengan album wartawan yang berinisial ADK ini secara terstruktur dan tersistematis demi meraup keuntungan besar terlihat bagian kiri dan kanan (beram) nya tanpa ada penggalian lubang pengunci batu melainkan hanya ditimbun dengan tanah dan rumput, jadi bagaimana kerjaan ini bisa bertahan lama". Tambahnya.

Dengan adanya polemik ini diduga kuat  oknum Kepala Tiuh dan oknum wartawan melakukan penghematan anggaran demi mengejar target untung besar 

Sementara itu Pamong Tiuh Pagar Buana, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat mengaku kalau Kepala Tiuh jarang masuk kantor 

"Saya disini sebagai Pamong Tiuh pak, Kalau Kepala Tiuh jarang ngantor pak" ujar Pamong sembari meminta tidak menuliskan identitasnya.

Saat ditanya terkait kerjaan Onderlagh tersebut, sang Pamong menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut di kerjakan oleh Kepala Tiuh tanpa melibatkan masyarakat lain.

"Jadi Kepala Tiuh, Supandi langsung mengerjakan pekerjaan Onderlagh tersebut tanpa melibatkan masyarakat data TPK nya, namun mirisnya TPK dibentuk secara terstruktur, namun semua itu sekedar formalitas saja pak, kami nggak mau protes karena kami takut dan sungkan, kalau Onderlagh nya ada empat jalur dan bapak lihat sendiri saja" jelas Pamong yang minta identitasnya jangan di publikasikan.

Saat dikonfirmasi wartawan dirumahnya, Kepala Tiuh, Supadi seperti tidak senang dengan kedatangan wartawan dan dengan ekspresi sedikit geram, Supadi menyatakan bahwa oknum wartawan tersebut menjadi TPK karena setiap hari ke rumahnya.

"Gimana nggak saya kasih, setiap hari ADK baik siang dan malam kesini membujuk saya supaya kegiatan Onderlagh tersebut dia yang mengerjakan. Untuk kegiatannya ada empat jalur dan setiap jalur panjangnya 200 meter jadi total semuanya ada delapan ratus meter dengan anggaran Rp. 190 jutaan dan dana yang sudah diambilnya sebanyak Rp. 125 juta, padahal kerjaannya separuh pun belum, itulah contoh kerjaannya". Ucap Supadi 

Dengan adanya polemik tersebut tim wartawan yang juga masyarakat meminta kepada APH Kabupaten Tulangbawang Barat agar mengambil sikap tegas sebab Kepala Tiuh dan oknum wartawan tersebut terindikasi telah merugikan negara dan melanggar aturan pemerintah.

*Kita meminta pijak APH turun ke lokasi dan melihat hasil kerjaan Onderlagh ini, lalu memanggil dan memeriksa Kepala Tiuh dan Oknum Wartawan yang mengerjakan pekerjaan Onderlagh ini" ujarnya (Hel)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama