SMAN 3 Pandeglang Larang Siswi Ber Make Up Saat MPLS 2026

MenaraToday.Com - Pandeglang : 

SMAN 3 Pandeglang menegaskan larangan bagi siswi menggunakan makeup selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  yang dimulai pada 13 Juli - 17 Juli 2026, maupun saat kegiatan belajar mengajar. Kebijakan tersebut disampaikan dalam kegiatan pra-MPLS yang digelar di sekolah, Sabtu (11/7/2026).

Kepala SMAN 3 Pandeglang, Aan Qonaah, S.Pd., M.Pd., mengatakan larangan ber make up merupakan bagian dari pembinaan karakter agar peserta didik tampil sederhana sesuai usia mereka.

"Karena gejala hari ini anak-anak sudah banyak yang ingin menampilkan lebih cantik, padahal tidak sesuai dengan usianya. Kita coba menekankan untuk tidak ber make up," kata Aan.

Menurutnya, aturan tersebut bukan hanya berlaku selama MPLS, tetapi juga diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sebagai bagian dari tata tertib sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Pandeglang, Sri Rahmawati, mengungkapkan larangan siswi menggunakan makeup telah diterapkan sejak tahun ajaran sebelumnya.

Sekolah secara rutin melakukan razia acak tanpa pemberitahuan kepada para siswi saat berbagai kegiatan, seperti upacara bendera, senam, pengajian hingga kegiatan sekolah lainnya.

"Kami sudah cukup intens menyampaikan kepada para siswi. Bahkan dalam satu semester kami dua kali melakukan razia secara random tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hasilnya cukup berdampak," ujarnya.

Pada pelaksanaan MPLS tahun ini, pengawasan akan diperketat. Panitia akan melakukan pemeriksaan sejak siswa memasuki area sekolah.

"Untuk menciptakan aturan ini efektif, kami bersama panitia MPLS akan melakukan sweeping sejak pintu masuk dan menyiapkan alat untuk menghapus makeup. Intinya mereka tidak boleh berdandan dan kami akan intens melakukan razia," tegas Sri.

Pihak sekolah juga meminta dukungan orang tua agar ikut mengawasi anak-anaknya tidak menggunakan makeup ketika berangkat ke sekolah.

Selain penegasan aturan tersebut, sebanyak 415 siswa baru akan mengikuti MPLS SMAN 3 Pandeglang selama lima hari, mulai Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan akan diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, budaya sekolah, pendidikan karakter, hingga penerapan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sesuai arahan Kementerian Pendidikan.

Sri Rahmawati menjelaskan, terdapat sejumlah materi baru pada MPLS tahun ini, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan puskesmas.

"Kegiatan MPLS bertujuan memperkenalkan siswa dengan lingkungan sekolah, budaya sekolah, warga sekolah, sekaligus membentuk karakter peserta didik. Tahun ini juga ada materi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan pemeriksaan kesehatan gratis," jelasnya.

Pada hari yang sama, SMAN 3 Pandeglang juga menggelar pertemuan dengan orang tua siswa baru. Pertemuan tersebut bertujuan membangun koordinasi dan kolaborasi antara sekolah dengan wali murid selama proses pendidikan tiga tahun ke depan.

"Kami ingin membangun koordinasi yang baik dengan orang tua agar mengetahui program-program sekolah. Sebaliknya, sekolah juga ingin mengenal orang tua siswa karena selama tiga tahun ke depan kami akan bersama-sama membimbing anak-anak mereka," ujar Sri.

Salah seorang peserta didik baru, Desi, mengaku antusias mengikuti MPLS di SMAN 3 Pandeglang.

"Senang sekali bisa mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah di SMAN 3 Pandeglang. Saya dan teman-teman juga bersyukur sudah diterima di sekolah ini," katanya.

Dengan berbagai program tersebut, SMAN 3 Pandeglang berharap pelaksanaan MPLS 2026 tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan positif bagi seluruh siswa baru. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama