MenaraToday.Com - Pandeglang :
SSB Labuan Putera juarai Liga Kapolres Grassroots 2026 setelah tampil dominan pada kategori Kelompok Usia (KU) 12. Selain meraih trofi juara, tim asal Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, itu juga berhasil membawa pulang penghargaan Top Skor, sekaligus menjadi tim paling menonjol dalam turnamen sepak bola usia dini yang digelar Polres Pandeglang. Minggu (26/7/2026), bertempat di stadion mini, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.
Kompetisi yang diikuti sekitar 14 tim tersebut resmi ditutup dengan pertandingan final yang berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas.
Wakapolres Pandeglang, Kompol Yudha Hermawan, S.H., M.M., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Liga Kapolres Grassroots 2026.
"Atas nama Kapolres Pandeglang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, dan seluruh peserta. Alhamdulillah pertandingan final hari ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan damai," kata Yudha.
Menurutnya, turnamen sepak bola usia dini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi serta membangun karakter generasi muda yang berprestasi.
"Harapannya kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, dan mampu mencetak generasi muda yang berprestasi. Mari bersama-sama memotivasi anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas dan bermanfaat di masa depan," ujarnya.
Yudha menambahkan, Polres Pandeglang berharap kompetisi tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet sepak bola usia dini.
"Harapan kami dari Polres Pandeglang, khususnya Bapak Kapolres, momen ini bisa terus berkesinambungan. Seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bermitra dengan Polri untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, menuju Banten Aman, Pandeglang Berkah," tambahnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Dede Jumi, mengatakan Liga Kapolres Grassroots 2026 diikuti sekitar 14 tim dari berbagai daerah di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, persaingan berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final.
Pada kategori KU-10, Satelit FC Pandeglang keluar sebagai juara pertama, disusul Menes FC di posisi kedua dan Badak Muda sebagai juara ketiga. Penghargaan Best Player diraih pemain Menes FC.
Sementara pada kategori KU-12, SSB Labuan Putera sukses menjadi juara pertama setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Putra Mandala menempati posisi runner-up, sedangkan Badak Muda berada di peringkat ketiga.
"Penghargaan Top Skor diraih pemain SSB Labuan Putera, sementara Best Player diberikan kepada pemain Badak Muda," ujarnya.
Dede menjelaskan, para juara mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
"Kegiatan ini kami laksanakan secara mandiri dengan semangat kebersamaan. Ke depan kami berharap Liga Kapolres Grassroots bisa menjadi agenda tahunan dan berkolaborasi dengan PSSI Kabupaten Pandeglang agar pembinaan sepak bola usia dini semakin baik," katanya.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Pandeglang di tingkat provinsi hingga nasional.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Liga Kapolres Grassroots 2026, Polres Pandeglang bersama panitia berharap pembinaan sepak bola usia dini terus berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu mencetak generasi muda berprestasi menuju Indonesia Emas 2045. (ILA)
