MenaraToday.Com - Pandeglang :
Fenomena angin puyuh atau puting beliung muncul di Alun-Alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemunculan pusaran angin yang mengangkat debu tersebut membuat warga heboh.
Fenomena angin puyuh di Alun-Alun Menes itu terekam dalam sebuah video yang kemudian menarik perhatian warga. Dalam rekaman tersebut, terlihat pusaran angin berputar cukup jelas di area alun-alun sambil mengangkat debu ke udara.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi terlihat memperhatikan fenomena tersebut. Bahkan, ada yang mendekati pusaran angin untuk merekamnya menggunakan telepon seluler.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya angin puyuh tersebut maupun apakah terdapat dampak atau kerusakan akibat fenomena alam itu.
Respons warga terhadap munculnya pusaran angin tersebut terbilang unik. Alih-alih langsung menjauh, sejumlah warga justru mendekati lokasi untuk melihat dan mengabadikan fenomena tersebut.
Salah seorang warga, Ian, mengatakan kemunculan angin puyuh tersebut mengingatkan dirinya pada pengalaman ketika masih kecil.
Menurut Ian, saat melihat angin puyuh ketika masih bersekolah, dirinya bersama teman-temannya justru berlari masuk ke dalam pusaran angin.
“Masuk ke dalam pusarannya, alhasil mata pedih, baju sekolah pada kotor kena debu, tapi seru,” ujar Ian.
Sementara itu, warga lainnya, Mardi, mengatakan masyarakat Menes seolah tidak terlalu takut ketika melihat fenomena angin puting beliung tersebut.
“Kayaknya warga Menes enggak ada takut-takutnya sama angin puting beliung, malah pada jadi bahan candaan, dikejar-kejar, dideketin buat direkam,” tandasnya.
Fenomena angin puyuh di Alun-Alun Menes Pandeglang tersebut menjadi perhatian warga dan ramai diperbincangkan setelah kemunculannya terekam kamera ponsel.(ILA)
