MenaraToday.Com - Pandeglang :
Lomba Tingkat II (LT-II) Gerakan Pramuka Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah tingkat SD hingga SLTA. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dua malam dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026.
Ketua Pelaksana LT-II Pramuka Kecamatan Labuan, Ucu Buchori, mengatakan hampir seluruh sekolah di wilayah Kecamatan Labuan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Sekolah-sekolah dari tingkat SD sampai SLTA di Kecamatan Labuan ikut semua. Alhamdulillah, mereka membantu kita dalam pelaksanaan kegiatan,” kata Ucu. Jumat (14/8/2026).
Menurut Ucu, peserta LT-II terdiri dari sejumlah regu penggalang tingkat SD, SMP, dan MTs. Panitia juga menyiapkan sekitar 90 tenda sebagai tempat peserta selama mengikuti kegiatan.
Ucu menjelaskan, pelaksanaan LT-II tahun 2026 berbeda dengan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya kegiatan yang digelar hanya berupa Pesta Siaga selama satu hari, tahun ini peserta mengikuti LT-II dengan rangkaian kegiatan yang lebih panjang.
“Kalau tahun kemarin kita cuma Pesta Siaga, hanya sehari. Kalau sekarang kita Lomba Tingkat, waktunya panjang, tiga hari dua malam,” ujarnya.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan kepramukaan. Sedikitnya terdapat 14 item perlombaan, termasuk materi obat-obatan tradisional yang menjadi bagian dari kegiatan penjelajahan.
Selain perlombaan, peserta juga mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-65.
Secara nasional, Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menegaskan peran Gerakan Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pembentukan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Ucu mengakui kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu tantangan selama pelaksanaan LT-II. Meski demikian, kondisi peserta secara umum tetap baik dan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kalau kendala mungkin panas saja. Tapi Alhamdulillah kondisi anak-anak sejauh ini terjaga,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sekaligus mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan LT-II Pramuka Kecamatan Labuan, sebanyak 66 peserta juga mendapatkan sertifikat Garuda. Peserta tersebut di antaranya berasal dari MTsN 2 Pandeglang, SMPN 1 Labuan, dan SMPN 2 Labuan, serta sejumlah sekolah lainnya.
Ucu menegaskan, pemberian sertifikat Garuda dilakukan melalui proses pengujian. Peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi kemampuan dan penguasaan materi kepramukaan mereka kembali diuji.
“Kita uji kembali. Jadi tidak asal menempel, tetapi kita pastikan mereka benar-benar menguasai materi dan keterampilan yang dipersyaratkan,” katanya.
Menurutnya, proses tersebut dilakukan untuk memastikan peserta yang mendapatkan sertifikat Garuda benar-benar memiliki kemampuan sesuai dengan ketentuan dalam Gerakan Pramuka.
Sementara itu, Camat Labuan Yadi Pribadi, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan LT-II dan peringatan Hari Pramuka ke-65.
Yadi mengajak seluruh anggota Pramuka menjadikan momentum Hari Pramuka sebagai sarana memperkuat persaudaraan, kreativitas, inovasi, keterampilan, dan kemandirian.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, jajaran Mabigus, TNI dan Polri, pembina, pelatih, kepala sekolah, orang tua peserta, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, para relawan, serta seluruh mitra Gerakan Pramuka.
Yadi berharap kegiatan kepramukaan di Kecamatan Labuan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu membentuk generasi muda yang disiplin, terampil, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Selamat memperingati Hari Pramuka ke-65. Satu Pramuka untuk satu Indonesia. Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia,” tandasnya. (ILA)
