MenaraToday.Com - Pandeglang :
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten 2026 diikuti sebanyak 1.099 sekolah dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA, bertempat di MTsN 2 Pandeglang, Banten. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme satuan pendidikan dalam mengikuti ajang kompetisi yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut.
Ketua Panitia OMI, H. Tb. As'ad, S.Pd.I., M.Pd.I., mengatakan ribuan sekolah tersebut berasal dari tiga jenjang pendidikan.
“Untuk pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten 2026 ini, jumlah sekolah yang mengikuti sebanyak 1.099 siswa. Rinciannya, 194 siswa MI/SD, 497 siswa MTs/SMP dan 408 siswa MA/SMA,” kata H. Tb. As'ad. Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, besarnya jumlah sekolah yang berpartisipasi menjadi gambaran tingginya antusiasme satuan pendidikan terhadap pelaksanaan OMI.
“Ini menunjukkan antusiasme dari satuan pendidikan cukup tinggi. Para peserta mengikuti rangkaian olimpiade sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
H. Tb. As'ad menjelaskan, OMI merupakan agenda yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kompetensi.
“OMI menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kompetensi, sekaligus mendorong semangat mereka untuk berprestasi,” jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan OMI dapat memberikan pengalaman kompetisi yang positif bagi para peserta sekaligus mendorong lahirnya siswa-siswa berprestasi.
OMI 2026 bidang Sains dilaksanakan secara bertahap mulai Agustus hingga November 2026. Tahapan kompetisi dimulai dari tingkat satuan pendidikan, kemudian berlanjut ke tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
"Sosialisasi OMI 2026 dilaksanakan pada 21 Agustus 2026 secara daring maupun luring. Selanjutnya, OMI tingkat satuan pendidikan berlangsung pada 22–26 Agustus 2026," jelasnya.
Tahapan tingkat kabupaten/kota diawali dengan pendaftaran pada 27 Agustus–2 September 2026, kemudian uji coba pada 4–5 September 2026. Pelaksanaan OMI tingkat kabupaten/kota berlangsung pada 7–9 September 2026, sedangkan pengumuman hasil dijadwalkan pada 12 September 2026.
"Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tingkat provinsi. Uji coba provinsi dijadwalkan pada 1–2 Oktober 2026, kemudian pelaksanaan OMI tingkat provinsi pada 5–6 Oktober 2026. Hasil seleksi provinsi akan diumumkan pada 10 Oktober 2026," ujarnya.
Tahap nasional dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Peserta melakukan registrasi pada 8 November, dilanjutkan technical meeting dan pembukaan pada 9 November.
Kompetisi tingkat nasional berlangsung pada 10–11 November, kemudian ditutup dengan pengumuman hasil dan penutupan pada 12 November 2026.
H. Tb. As'ad berharap OMI dapat terus menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat di lingkungan pendidikan.
“Harapannya, OMI ini terus menjadi sarana bagi peserta didik untuk berprestasi dan mengembangkan kemampuan mereka. Yang tidak kalah penting, kita ingin membangun budaya kompetisi yang positif dan sportif di lingkungan pendidikan,” pungkasnya. (ILA)
