MenaraToday.Com - Pandeglang :
Petugas Resor Pulau Peucang, Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), membantu pencarian rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Krakatau. Penyisiran dilakukan di wilayah perairan sekitar Pulau Peucang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan pencarian berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Sebanyak empat orang petugas Resor Pulau Peucang diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan pemantauan sebagai bagian dari upaya pencarian dan pertolongan.
Kepala Seksi (Kasi) PTN Wilayah I Balai TNUK, Dedi Juherdi, S.Hut., M.H., mengatakan, berdasarkan informasi awal, rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di wilayah perairan Krakatau diketahui menggunakan kapal jenis speed boat.
"Petugas Resor Pulau Peucang kemudian melakukan penyisiran dan pemantauan di wilayah perairan sekitar Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon," kata Dedi.
Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
"Hingga pencarian sementara berakhir pada pukul 14.00 WIB, petugas Resor Pulau Peucang belum menemukan tanda-tanda keberadaan jurnalis maupun speed boat yang digunakan.
Petugas juga belum menemukan objek, barang, atau petunjuk yang dapat dipastikan berkaitan dengan rombongan jurnalis tersebut," ujarnya.
Meski demikian, lanjutnya, pemantauan di wilayah perairan tetap dilakukan. Petugas Resor Pulau Peucang juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan.
"Pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Krakatau menjadi bagian dari upaya pencarian di kawasan perairan Selat Sunda. Laporan mengenai rombongan jurnalis yang hilang kontak saat menuju kawasan Anak Krakatau juga telah mendapat perhatian tim SAR gabungan," tandasnya.
Sementara itu, hasil pencarian yang dilakukan Petugas Resor Pulau Peucang akan dilaporkan kembali sesuai dengan perkembangan di lapangan. (ILA)
