MenaraToday.Com - Pandeglang :
Aktivitas nelayan Pandeglang kembali normal setelah status Gunung Anak Krakatau (GAK) turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada Senin (21/9/2026). Penurunan status Gunung Anak Krakatau tersebut membuat nelayan di wilayah pesisir Pandeglang kembali melaut seperti biasa.
Sebelumnya, ketika GAK masih berstatus Level III, pemerintah memberikan imbauan kepada nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ranting Labuan, Otoy, mengatakan para nelayan kini tidak lagi membatasi aktivitas melaut seperti ketika status Gunung Anak Krakatau berada di Level Siaga.
“Iya, karena status Krakatau-nya sudah menurun, jadi biasa lagi, normal melaut. Kalau waktu Level III memang ada imbauan dari pemerintah,” kata Otoy kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).
Otoy mengatakan aktivitas nelayan di Pandeglang juga didukung kondisi cuaca di perairan yang saat ini cukup baik. Kondisi tersebut membuat nelayan kembali beraktivitas mencari ikan di laut.
Meski status Gunung Anak Krakatau telah turun menjadi Level II atau Waspada, sebagian nelayan masih menyimpan kekhawatiran. Mereka tetap memperhatikan perkembangan aktivitas gunung yang berada di Selat Sunda tersebut.
“Namanya manusia ya, pasti rasa khawatir itu ada,” ujarnya.
Otoy menceritakan, saat Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi, sejumlah nelayan masih berada di laut. Sebagian lainnya bahkan sedang bersiap untuk berangkat mencari ikan.
“Waktu itu posisinya masih ada yang di laut, ada yang mau berangkat melaut. Namanya juga sawahnya di laut,” katanya.
Menurut Otoy, laut menjadi sumber penghasilan utama bagi para nelayan. Karena itu, kondisi keamanan dan cuaca menjadi faktor penting yang selalu diperhatikan sebelum mereka berangkat melaut.
Sejumlah jenis ikan menjadi tangkapan yang biasa diperoleh nelayan Pandeglang. Di antaranya ikan tongkol, cumi-cumi, udang, serta berbagai jenis ikan laut lainnya.
Otoy mengatakan hasil tangkapan nelayan juga dipengaruhi oleh alat tangkap yang digunakan.
“Kalau alat tangkapnya canggih, ikan pasti ada saja,” tutupnya. (Ila)
