Jalan Santai Sarungan HSN 2026, PWNU Banten Tebar 5.000 Kupon Gratis dan Doorprize Fantastis

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten akan menggelar Jalan Santai Sarungan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Minggu, 18 Oktober 2026, dengan start di Avery Coconut Island (CCI), Caringin, Labuan, dan finish di Saung Shoang, Pondok Pesantren Manbaul Qur'an, Kalang Anyar, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Labuan dan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, ini menyiapkan 5.000 kupon gratis dan hadiah doorprize dengan total nilai mencapai Rp200 juta.

Mengusung tema “Santri Berdaya, Indonesia Jaya”, Jalan Santai Sarungan HSN 2026 terbuka bagi warga Nahdliyin, santri, alumni pesantren, dan masyarakat umum. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kebangkitan pariwisata di pesisir Selat Sunda.

Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Titik keberangkatan berada di Aviery Coconut Island Carita, dengan garis finis di Saung Shoang, Pondok Pesantren Huffadz Manbaul Quran (PHMQ), Sukahati, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2026 PWNU Banten, Sirojudin, ZA, mengatakan penyelenggaraan Jalan Santai Sarungan di kawasan Labuan dan Carita merupakan bagian dari upaya menyemarakkan Hari Santri Nasional sekaligus mendorong pemulihan sektor pariwisata.

"Selain jalan sehat sarungan, dilokasi finish (Saung Shoang) masyarakat bisa melakukan cek kesehatan gratis (CKG), undian kupon dengan total hadiah Rp200 jutaan, dan bedah buku pada malam harinya," kata Sirojudin. Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi berbagai kalangan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar lokasi acara.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi santri, alumni pesantren, warga Nahdlatul Ulama, dan masyarakat umum. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat di sekitar lokasi acara,” kata Sirojudin. Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, PWNU Banten ingin menjadikan peringatan HSN 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kembali minat masyarakat berkunjung ke destinasi wisata di pesisir Selat Sunda.

“Harapan kami, melalui kegiatan Jalan Santai Sarungan ini, pariwisata di kawasan Labuan dan Carita bisa kembali pulih. Kami ingin menumbuhkan kepercayaan wisatawan agar kembali berkunjung ke destinasi wisata di pesisir Selat Sunda,” ungkapnya.

Sirojudin berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Labuan dan Carita. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

"Pelaku usaha kecil, pedagang, serta penyedia jasa pariwisata menjadi bagian dari masyarakat yang diharapkan memperoleh manfaat dari penyelenggaraan kegiatan tersebut," ujarnya. 

Salah satu daya tarik Jalan Santai Sarungan PWNU Banten dalam rangka HSN 2026 adalah hadiah doorprize dengan total nilai yang disebut mencapai Rp200 juta.

Panitia juga menyiapkan 5.000 kupon gratis untuk mendukung partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran hadiah doorprize diharapkan menambah antusiasme warga Nahdliyin dan masyarakat umum untuk mengikuti Jalan Santai Sarungan di kawasan Labuan dan Carita.

"Masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai pendaftaran dan ketentuan keikutsertaan dapat menghubungi panitia melalui nomor berikut 0817132072, 0813866666880. Informasi mengenai mekanisme pembagian kupon gratis dan persyaratan mengikuti undian doorprize dapat dikonfirmasi langsung kepada panitia," jelasnya. 

Jalan Santai Sarungan HSN 2026 tidak hanya mengedepankan aktivitas olahraga, tetapi juga mengangkat tradisi pesantren yang menjadi bagian dari identitas santri Indonesia.

Penggunaan sarung dalam kegiatan tersebut merepresentasikan budaya pesantren yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat.

“Jalan Santai Sarungan HSN 2026 tidak hanya mengedepankan olahraga, tetapi juga mengangkat tradisi pesantren yang menjadi bagian dari identitas santri,” ujar Sirojudin.

Melalui kegiatan ini, PWNU Banten mengajak masyarakat untuk menjadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi keagamaan, dan menumbuhkan kesadaran hidup sehat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.

Tema “Santri Berdaya, Indonesia Jaya” menjadi semangat bagi santri untuk terus berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sebagai momentum untuk mengenang peran ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan serta perjalanan bangsa Indonesia.

Bagi PWNU Banten, peringatan HSN 2026 melalui Jalan Santai Sarungan di Labuan dan Carita diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Selain mempererat silaturahmi dan melestarikan tradisi pesantren, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung promosi pariwisata di Kabupaten Pandeglang, khususnya kawasan Labuan dan Carita. PWNU Banten mengajak warga Nahdliyin dan masyarakat umum untuk ikut menyemarakkan Jalan Santai Sarungan HSN 2026 dengan semangat kebersamaan," tandasnya. 

Sirojudin menyampaikan terima kasih kepada jajaran muspika Labuan, masyarakat dan pihak-pihak yang mendukung kegiatan Hari Santri Nasional PWNU Provinsi Banten tahun 2026. 

"Terima kasih kepada Muspika Labuan, Puskesmas Labuan, Kepala Desa se-Kecamatan Labuan, Koramil Labuan, Kepolisian Labuan, PLTU 2 Banten Labuan, Sumber Agung Labuan, Toko Adi Parfum, PJBN, GRIB jaya, TTKDH, Dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi memeriahkan kegiatan Hari Santri Nasional PWNU Provinsi Banten tahun ini," tutupnya.

Melalui kegiatan bertema “Santri Berdaya, Indonesia Jaya” tersebut, panitia berharap nilai-nilai persaudaraan, kesehatan, pelestarian tradisi santri, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.

Jalan Santai Sarungan HSN 2026 pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong kebangkitan pariwisata di kawasan pesisir Selat Sunda. (Ila) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama