Tak Dapat Gajian Kampung, Suami Bacok Istri Hingga Tewas


MenaraToday.com - Batubara :

Nasib naas dialami RS (41) warga Pasar 2, Dusun 3, Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. Diduga akibat terbakar api cemburu, RS (41) tewas mengenaskan karena dibunuh dengan menggunakan parang oleh Zul (57) yang merupakan suaminya sendiri, pada hari Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 03:00 dini hari.


Informasi yang dihimpun awak media,  sebelum kejadian tersebut tersangka dan korban bertengkar mulut tetapi dapat diselesaikan oleh mertua tersangka. yang mana tersangka dan korban adalah suami istri dan tinggal satu rumah bersama mertua di Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Batubara.

Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal (26/4) pukul 03.00 wib, saksi Suprianto (ipar) warga Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Batubara, mendengar korban menjerit minta tolong sebanyak 2 kali kemudian saksi keluar kamar dan melihat ke kamar tidur korban dan didapati korban sudah tergeletak di lantai dengan bersimbah darah.

Sedangkan tersangka memegang parang ditangan kanan. Kemudian tersangka mengancungkan parang yang ada ditangannya sambil berkata awas jangan bantu. Kemudian saksi menyelamatkan anak, istri dan mertua untuk keluar rumah. Setelah diluar rumah, saksi meminta bantuan warga yang berada didepan rumah korban. Kemudian tersangka keluar rumah dan membawa sepeda motor Honda Vario milik saksi. Kemudian sekitar pukul 04.00 wib, pelaku dapat diamankan dan dibawa ke Polsek Indrapura. Barang bukti yang sudah diamankan yaitu, parang, pisau dan 2 botol diduga berisi bensin.

Akibat dari penganiayaan tersebut, RS meninggal dunia di TKP dengan sejumlah luka diantaranya luka robek dibagian mulut, luka robek dibagian dagu, luka robek pipi kanan, luka robek mata kiri dan luka robek pada tangan kanan.

Kapolsek Indrapura AKP D Habeahan mengatakan, berdasarkan pengakuan Zul, awalnya antara pelaku dan korban terlibat pertengkaran. Pelaku selama ini merasa curiga dan cemburu dengan korban.

“Motifnya pertengkaran suami istri. Menurut pelaku, ia curiga dan cemburu terhadap korban. Pasalnya selama ini ia bekerja diluar kota. Aturannya hari ini dia mau berangkat ke Duri. Pas minta ‘jatah’ tak dikasih,” katanya.

Sementara saat wartawan mencoba mengkonfirmasi terkait hal ini kepada Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Pandu Winata melalui pesan Whatsapp, hingga berita ini dilayangkan keredaksi yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (Dwi)
Lebih baru Lebih lama