MenaraToday.Com
– Bandung :
Dalam ceramahnya, di depan
145 Pasis Dikreg XLVI Sesko TNI, di Kesatrian Sesko TNI Bandung, Kasau
menjelaskan postur TNI AU yang idealdihadapkan pada kondisi geografi dan
potensi ancamansesuai perkembangan lingkungan strategis.
Kasau menambahkan, selain
menimbang potensi ancaman, acuan penyusunan konsep postur kekuatan TNI AU
adalah gelar kekuatan yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Berkaitan dengan strategi
dan kebijakan dalam pembinaan kekuatan TNI AU, Kasau menitikberatkan pada dua
poin penting, yakni tercapainya kemampuan operasional yang optimal, serta
mantapnya berbagai lembaga pendidikan yang dapat menghasilkan sumber daya
manusia yang mumpuni.
Sementara itu, dalam hal
implementasi manajemen internal TNI AU, Kasau menceritakan pola pengelolaan internal
yang dilakukannya, yaitu selalu berusaha menemukan cara-cara yang tidak biasa
yaitu kritis namun tetap sesuai aturan.
Menurut Kasau, perwira
lulusan Sesko TNI harus mampu menganalisis, memahami, menarik kesimpulan, dan
mengevaluasi semua permasalahan dan situasi yang dihadapi sehingga dapat
melahirkan sebuah keputusan dan aksi yang tepat terhadap segala permasalahan
tersebut.
Kasau juga minta agar Pasis
Sesko TNI dapat mengubah cara berpikir (mindset) agar mampu berkolaborasi,
bersinergi, dan berpadu untuk menjadi penggentar terkuat dalam menghadang
segala ancaman keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Dikreg XLVI Sesko TNI
diikuti 145 perwira, terdiri dari 67 perwira TNI AD, 40 perwira TNI AL, 26
perwira TNI AU, 12 perwira Polri.(efrizal/tim)


