MenaraToday.Com
– Turki :
Sejak Senin 25 November
2019, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah bertolak melakukan
kunjungan diplomatik ke Turki. Selain bertemu dengan Menhan
Turki Hulusi Akar, Prabowo juga melihat industri pertahanan di negara tersebut.
Prabowo menilai kerja sama
militer dengan Turki sangat strategis bagi Indonesia. “Hari ini dari Istanbul,
Pak Menhan menuju Ankara melakukan pembicaraan bilateral tentang kerja sama
pertahanan dengan Menhan Turki,” kata Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang
Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam
siaran pers, Kamis (28/11/2019).
Sebelumnya, lanjut Dahnil,
Prabowo juga melakukan pembicaraan dengan Angkatan Laut Turki dan melihat
langsung industri kapal perang dan kapal selam Turki di Golcuk Naval Shipyard,
Kocaeli.
Prabowo, kata dia, mengakui
industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) Turki itu berkembang pesat.
Oleh karena itu kerja sama militer dengan Turki ini sangat strategis bagi
Indonesia.
Terlebih, lanjut Dahnil,
sejarah menunjukkan Turki merupakan negara yang kuat sejak era Dinasti Ottoman.
“Kerja sama militer dengan
Turki sangat strategis mengingat industri alutsista Turki berkembang pesat
khususnya terkait kapal perang dan kapal selam, ditambah lagi Turki memiliki
sejarah militer yang panjang sebagai negara yang kuat secara militer sejak
Ottoman Empire,” tutup Dahnil.(efrizal/tim)

