MenaraToday - Aceh :
Muktaruddin Maop ketua Koordinator Silaturahmi Luar Biasa (SLB) Irwandi Yusuf - Nova Iriansyah meminta penegak Hukum dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh memeriksa Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Aceh yang dinilai banyak bermasalah.
"Kita merasa keberatan dan sangat kecewa atas sikap kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh,"tulis Muktaruddin Maop, Melalui Pesan whatsaap kepada Media MenaraToday, Sabtu. (30/11/2019).
"SLB mengajukan proposal kepada DKP Aceh dengan agenda resmi pada tanggal (16/10) lalu, namun pada saat ke DKP proposal tersebut hanya untuk di ketahui, pada saat kita menghubungi Kadis untuk meminta kejelasan Kadis DKP memblokir Kontak WhatsApp kami,"ungkap Muktaruddin Maop ketua Koordinator SLB Aceh.
Proposal yang di Ajukan ke DKP ialah proposal kegiatan Silaturahmi Luar Biasa Irwandi-Nova yang di gelar di Asrama Haji pada 29 Oktober 2019 yang lalu.
"Kita sangat keberatan atas sikap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh yang dinilai banyak bermasalah, pada saat kita ingin melakukan pertemuan, Kadis DKP tidak mau berjumpa, bahkan yang sangat di sayangkan pada saat kita menghubungi Kadis Kontak WhatsApp di Blokir oleh Kadis DKP. Saya selaku ketua koordinator Silaturahmi Luar Biasa (SLB) Irwandi-Nova Ban Sigoem Aceh meminta Plt Nova Iriansyah, Kejati Aceh, dan penegak Hukum menindak tegas dan memeriksa Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh yang dinilai banyak bermasalah, bahkan kita juga mendapat laporan dari berberapa masyarakat bahwa ada paket Proyek yang tidak jelas,"tegas Muktaruddin Maop. (Muzakir)
