Pembangunan Pamsimas Buttu Bayu Diduga Terindikasi KKN


Menaratoday.com - Simalungun

Masyarakat pengguna manfaat Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) TA.2019 merasa kecewa dan menilai banyak terjadi penyimpangan pada pelaksana kegiatan, sihingga sampai saat ini air bersih belum sampai pada rumah masyarakat.

Hal tersebut di ungkapkan T Tampubolon warga sekitar, "Kami sudah sangat resah ini, mulai tahun 2019 hingga saat ini 2020 kami belum bisa menikmati air bersih dari pembangunan Pamsimas ini. Padahal kami sudah dikutip juga uang dan swadaya menggali pipa, tapi tetap belum beres dibuat panitia maupun Dinas PUPR Kabupaten Simalungun" ujarnya

Dan yang paling anehnya, kegiatan pembangunan Pamsimas tersebut yang juga dananya bersumber dari Dana Desa Nagori Buttu Bayu, Kecamatan Hatonduhan sudah diterima oleh Ketua KSM kegiatan Rully Hutagaol.

Dan dalam pantauan menaratoday.com dilokasi, tampak bangunan bak retribusi air sudah berdiri, tapi tidak dibuat tangga pemantau air. Dan paling anehnya bak penampungan awal yang sudah dipasang mesin, malah tidak digunakan dan memilih melangsungkan Pipa dari umbul ke bak retribusi.

Saat ini terlihat, dimana air dari umbul tidak berjalan ke bak, dan terindikasi ada pipa yang putus sehingga tidak bisa mengalirkan air ke bak awal.

Aparat penegak hukum, diminta periksa Norma Susan Panjaitan sebagai PPK dan Rully Hutagaol yang merupakan ketua KSM kegiatan, karena terindikasi terjadinya penimpangan dan merugikan negara pada kegiatan Pamsimas tersebut, sehingga saat ini air bersih yang diharapkan masyarakat tidak kunjung terealisasi sesuai rencana.(R1/red)
Lebih baru Lebih lama