Perekonomian masyarakat Terpuruk, Perangkat Nagori Cari Untung Dari Dana Bantuan Sosial



Menaratoday.com, Simalungun:

Di Nagori Silakkidir, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa dipungut 100 ribu per KK dan bantuan Sembako dari Provinsi Sumatera Utara dipungut 10 ribu per KK. 


Salah satu warga bermarga Ambarita(60), Senin(1/6/2020) mengatakan setiap bantuan langsung tunai dan sembako dikutip, yang mengutip Gamot(Kepala Dusun). 

“Iya kami di Huta Baru ini dikutip setelah menerima 600 ribu dikantor Pangulu, kemudian sekembali kami kerumah, datang gamot Dusun 2 bermarga Lumban Raja mengutip paksa 100 ribu setiap KK, jika tidak diberikan kami diancam tidak menerima bulan depan,” ungkapnya. 

Dan dari video juga beradar dimasyarakat yang diterima menaratoday.com, dimana dalam video terlihat masyarakat memberikan keterangan bahwa di penerimaan bantuan BST yang dari kementerian sosial juga pangulu melalui perangkat mencoba melakukan pemungutan liar dan sebagian masyarakat tidak ingin memberikannya.

Di Dusun 3 Lambaw Gamotnya mengembalikan kembali setelah muncul keributan di masyarakat terkait pengutipan liar tersebut. 

Informasi di dapat, perintah pengutipan ini atas perintah Kepala Desa atau Pangulu Silakkidir Saut Sirait. 

Pangulu Silakkidir Saut Sirait Selasa(2/6/2020) belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Dan saat dicoba di cari dilingkungan kerjanya, Saut Sirait tidak di temukan. (R1/red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama