-->
Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Diduga Meninggal Karena Tidak Wajar, Warga Gunting Saga Lakukan Aksi Blokade Jalan

Keterangan Gambar : Aksi protes warga yang protes dengan tewasnya seorang warga yang tidak wajar dengan membakar ban di Jalan Lintas Sumatera (Foto : Ngatimin)

MenaraToday.Com – Labura :

Masyarakat kelurahan Gunting Saga melakukan aksi blokade Jalan Lintas Sumatera diakibatkan adanya dugaan penyiksaan yang dilakukan oleh oknum polisi hingga mengakibatkan ARM (29) meninggal dunia, Sabtu (26/9/2020).

Sebelumnya korban yang merupakan terduga kasus pungli yang mengakibatkan tertembaknya salah seorang anggota Polsek Kualuh Hulu berinisial RS (40) saat menangani kasus yang diduga dilakukan oleh terduga.

Setelah aksi penembakan terhadap RS, korban bersama rekannya melarikan diri, hingga ARM diamankan oleh pihak kepolisian di Siborong-borong, Jumat (25/9/2020) dan beredar video saat korban di interogasi oleh pihak kepolisian saat diamankan dan di dalam video tersebut terlihat kondisi korban masih dalam keadaan sehat.

Namun menurut ayah ARM, Armen Marpaung, pada Sabtu pagi terdengar kabar bahwa ARM telah meninggal dunia.

“Pagi polisi datang kesini untuk memberitahukan bahwa anak saya telah meninggal, apa yang menyadi penyebab kematiannya saya pun tidak tahu, padahal saya ayahnya. Jelas saya dan keluarga merasa keberatan dan akan menempuh jalur hukum atas permasalahan ini ” ujar Armen

Armen juga menjelaskan bahwa ARM telah diamankan oleh pihak Kepolisian di Siborong-borong dan telah diberitahukan kepada pihak keluarga, namun pihak keluarga menyebutkan tidak menerima surat penangkapan terhadap ARM. Armen juga menyebutkan kalau anaknya tidak memiliki riwayat penyakit.

Sementara itu kakak korban, Kening Marpaung menyebutkan tidak terima atas kematian adiknya. Kening juga menjelaskan bahwa keadaan adiknya sewaktu di Siborong-borong masih sehat, seperti yang terlihat pada videonya saat tertangkap. Di dalam bus di Siborong-borong.

Saat ambulans dari RSU Lina Aek Loba datang mengantar jenazah korban, keluarga dan massa tidak terima jenazah tersebut dan terjadilah keributan sehingga massa semakin banyak dan melakukan aksi pembakaran ban di jalan Lintas Sumatera sehingga mengakibatkan kemacatan total. (Ngatimin)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !