-->
Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Pasar Baru Labuan Nekat Sayat Nadinya Hingga Putus

Keterangan Gambar : Aparat Kepolisian saat mengevakuasi korban ke RS (Foto : Ila)

MenaraToday.Com – Pandeglang :

Sungguh tragis, Ade Arpian Marlina (56) warga Pasar Baru RT 001/003 Desa Labuan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang mencoba mengakhiri hidupnya dengan menyayat pergelangan tangannya dengan silet hingga urat nadinya terputus dan menyebabkan dirinya tidak sadarkan diri, Sabtu (26/9/2020) sekira pukul 09.45 Wib.

Korban nekat melakukan hal tersebut diduga karena depresi akibat penyakit yang diidapnya sejak lama tidak kunjung sembuh serta korban merasa dirinya kurang mendapatkan perhatian dari anak-anaknya.

Salah seorang anak korban, Oie menyebutkan bahwa ibunya telah serong melakukan tindakan seperti ini, hal itu dikarenakan sang ibu merasa kesal dan juga depresi akibat penyakit diabetesnya yang telah akut sehingga mengakibatkan penglihatannya berkurang.

“Ibu saya memang sudah lama mengidap penyakit diabetes dan sekarang kondisinya sudah semakin parah, penglihatannya pun sudah mulai berkurang akibat penyakitnya, mungkin itu yang menjadi salah satu penyebab ibu saya melakukan percobaan bunuh diri untuk yang kesekian kalinya.” Tutur Oie

Oie menambahkan, ibunya hanya tinggal seorang diri dirumah karena ke-5 anaknya masing-masing sudah berumah tangga. Meski Oie mengaku tinggal tidak jauh dari rumah sang ibu namun dirinya jarang menjenguk ibunya karena kesibukan mengurus rumah dan anak-anak, ditambah lagi kurang adanya kedekatan secara emosional karena akibat satu dan lain hal dirinya sejak kecil tidak diurus dan tinggal bersama sang ibu melainkan bersama neneknya hingga besar.

“Saya tahu soal kejadian yang menimpa ibu saya. Selain itu juga sata mendapatkan informasi dari yang lain. Rumah saya nggak jauh dari rumah ibu saya. Karena banyak kerjaan jadi saya jarang bisa jenguk paling sekali-sekali, kebetulan saya juga kurang begitu dekat dengan ibu karena dari kecil tinggal sama nenek. Saya hanya bisa berharap kondisi ibu segera membaik. "ujar Oie

Saat ini, kondisi korban masih  dalam perawatan pihak Rumah Sakit Cikoneng Pandeglang setelah sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Labuan karena luka akibat sayatan cukup besar hingga mengakibatkan pendarahan yang luar biasa. (ILA)

 

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !