-->
Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Pamit Sepedaan, Warga Labuan Pasar 2 Hari Tak Pulang


 


Menaratoday.com - PANDEGLANG: 


Dedi Junaedi (65) warga Kp. Panguseupan Desa Labuan, Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Banten dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya karena sudah dua hari tak ada kabar berita. Dedi atau yang biasa dipanggil Ka uneh ini dinyatakan hilang sejak berpamitan hendak bersepeda kepada keluarganya pada Minggu (27/09/2020) pagi sekitar Jam 06.30 WIB. 

Salah satu putranya Boy Firdaus kepada tim menaratoday.com mengatakan, olah raga bersepeda memang sering dilakukan ayahnya hampir setiap hari, dengan track Labuan-Pantai Laguna, atau Taulandu-Banyu Biru, dan biasanya hanya sekitar 2 jam ayahnya kembali pulang, namun kali ini berbeda karena sang ayah sudah 2 hari tidak kembali kerumah seperti biasanya. 

“bersepeda memang tengah jadi hobi appa saya beberapa waktu terakhir ini yaaa semenjak corona lah....beliau jadi rajin berolah raga sepeda, setiap pergi appa pasti bilang dan pamitan ke orang rumah...traknya juga nggak pernah jauh paling Labuan-pantai laguna atau caringin dan itu enggak pernah lama juga paling 1 atau 2 jam appa pulang, tapi ini sudah dua hari nggak pulang-pulang.” Tutur Boy
Ia menambahkan, segala upaya sudah dilakukan pihak keluarga untuk menemukan ayahnya mulai dari lapor ke pihak kepolisian hingga mendatangi orang pintar untuk melacak keberadaan sang ayah, namun hingga kini ayahnya belum juga dapat diketemukan. Boy menuturkan, kondisi kesehatan ayahnya memang mengalami penurunan sejak beberapa waktu terakhir terutama daya ingatannya. “kesehatannya memang sedang mengalami penurunan, apalagi daya ingatannya pokoknya selama beberapa waktu terakhir appa sering lupa, jadi kayak orang linglung, makanya kami sangat mengkhawatirkannya.” 

Salah satu warga Kp. Pangulon desa caringin Hendar mengaku, biasanya melihat Dedi mengayuh sepedanya kearah desa banyu biru melalui jalur kampung tersebut, namun sudah beberapa hari ini dirinya tidak melihat Dedi, Hendar khawatir Dedi terjatuh dijalan dan tidak ada yang melihat. Sementara itu, ada juga Fahrudin warga Desa Jiput yang mengaku melihat Dedi mengayuh sepedanya menuju Kecamatan menes melalui simpang Tiga Pasar Jiput, namun ia tidak menyangka bahwa orang yang sempat dilihatnya tengah mengayuh sepeda seorang diri pada hari Minggu kemarin sekira jam 09.00 WIB , ternyata dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya. Adanya beberapa informasi tersebut saat ini pihak keluarga Dedi tengah menelusuri track yang biasa dilalui Dedi. “semoga Appa bisa ketemu.” Harap Boy
(ILA)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !