-->
Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Walikota Berharap KUA-PPAS P-APBD Siantar 2020 Bisa Memajukan Masyarakat


MenaraToday.Com – Pematangsiantar :

Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Pematantsiantar Tahun Anggaran 2020 telah disepakati.

Walikota Pematangsiantar Dr H Hefriansyah SE MM berharap KUA-PPAS P-APBD Tahun Anggaran 2020 benar-benar bermanfaat untuk memajukan dan memantapkan masyarakat Kota Pematangsiantar.

Demikian disampaikan Hefriansyah dalam pidatonya pada penutupan Rapat Paripurna V Masa Sidang I DPRD Kota Pematangsiantar Tahun Dinas 2020 di ruang sidang Harungguan gedung DPRD, Jumat (11/9). Rapat dipimpin Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga didampingi Wakil Ketua Mangatas Marulitua Silalahi SE dan Ronald Darwin Tampubolon SH, dan dihadiri para anggota DPRD Pematangsiantar, Asisten, Staf Ahli, Sekretaris Dewan (Sekwan), dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga menambahkan  tahapan rapat dewan yang dimulai Senin (7/9/2020, dan ditutup Jumat (11/9/2020) telah terlaksana dengan baik dan dapat diselesaikan.

"Sehingga pada hari ini dapat menghasilkan komitmen bersama dan disepakati, berupa nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dan nota kesepakatan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020," terangnya.

Masih Katanya  kebijakan, strategi, prioritas program, serta kegiatan dalam rancangan P-APBD Tahun Anggaran 2020 tetap ditujukan pada proses penanganan masalah-masalah pembangunan, yang dianggap strategis dan prioritas bagi pembangunan daerah. Sebagaimana termuat dalam KUA P-APBD Tahun 2020, yang telah dijabarkan lebih lanjut, dalam PPAS P-APBD Tahun Anggaran 2020.

"Pertambahan dan pengurangan maupun perubahan struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah secara lebih terperinci akan kita lanjutkan pada pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, Selama proses tahapan rapat pembahasan berlangsung, mungkin ada sikap dan perilaku jajaran eksekutif, baik dari kalangan OPD maupun dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang tidak berkenan di hati para dewan, baik dalam ucapan, tindakan, maupun dalam hal penyajian data yang diperlukan tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka ia menyampaikan permohonan maaf. Semoga dewan yang terhormat dapat memaklumi, dengan dilandasi semangat kemitraan serta kerja sama yang baik untuk saling melengkapi. Ujarnya (Al, Red)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !