Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Ingkar Janji, Perawat Agung Brabasan Akan Dilaporkan Ke Polisi Besok

MenaraToday.Com – Tulangbawang :

Terkait mangkirnya perawat Agung Grovidoni A.Md Kep yang berjanji akan datang baik-baik menyelesaikan permasalah yang dialami Darasni yang mengalami kejang-kejang dan tidak dapat berusara pasca mendapatkan suntikan yang dilakukan perawat Agung Grovidoni A.Md Kep, akhirnya pihak keluarga akan melaporkan perawat Agung Grovidoni ke pihak Kepolisian atas dugaan mall praktek atau kelalaian dalam meberikan obat.

Hal ini diungkapkan Andri (25) anak pertama Darsani (57) saat dikonfirmasi MenaraToday.Com melalui hubungan selulernya, Minggu (29/11/2020)

“Nggak jadi dia datang pak, padahal sebelumnya dia berjanji akan datang kerumah untuk membicarakan hal ini secara kekeluargaan. Namun kami tunggu seharian dia tidak datang bahkan tidak ada memberikan kabar” ujar Andri.

Andri menambahkan setelah berembuk dengan pihak keluarga, maka saya dan Qodri adik kandung bapak bersepakat akan membuat laporan Kepolisian besok, Senin (30/11/2020).

“Besok pagi bersama Qodri adik kandung bapak saya akan melaporkan perawat Agung Grovidoni ke Polres Mesuji atas dugaan sementara mall praktek atau kelalaian dalam memberikan obat, sebab menurut pengakuan dari Manteri Agung Grovidoni sebelum menyuntik orang tua saya, mereka telah melakukan tensi darah dan menyebutkan saat itu tensi orang tua saya 160/100, namun mengapa dia (manteri Agung-Red) berani melakukan penyuntikan, karena menurut sepengetahuan saya dengan tensi seperti itu tidak seharusnya manteri Agung melakukan penyuntikan” ujar Andri.

Seperti diberitakan sebelumnya pada Minggu sore kemarin, Darsani bersama rekannya Eko bermaksud berobat ke perawat Agung Grovidoni A,Md Kep karena merasa tubuhnya kurang sehat. Namun setelah mendapatkan suntikan dari perawat Agung Grovidoni, Darasani malah merasakan tubuhnya tidak dapat digerakkan dan tidak dapat bersuara. Menurut Eko sebelum disuntik Darsani melakukan chack up darah dengan hasil tensi 160/100, tapi perawat Agung Grovidoni tetap menyuntik Darsani hingga Darsani mengalami kaku disekujur tubuhnya.

Mendengarkan kabar tersebut, tim MenaraToday ditemani Hasan langsung membawa Darsani ke RS terdekat untuk diberikan pertolongan medis, setelah ditangani pihak RS selama 2 hingga 3 jam keadaan Darasni mulai membaik namun pihak keluarga tetap akan membawa Darsani ke RSU di Manggala, Tulangbawang (Hel/Red)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !