Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Bruuuk...!!! Anak Mantan Kades Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok

MenaraToday.Com - Batu Bara ;

Isak tangis keluarga pecah saat melihat Agung Dwi Odi (28) warga Dusun Nangka, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, tewas seketika setelah tertimpa reruntuhan bangunan tembok rumah miliknya sendiri, di Dusun Rambutan, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Minggu (6/12/2020), sekitar pukul 15.15 Wib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya Odi yang merupakan anak kandung mantan kepala Desa Tanah Merah, Alm. Surianto tersebut hendak meruntuhkan tembok bersama dengan abangnya. Namun tiba-tiba saja tembok tersebut tumbang kearahnya sehingga menimpai dirinya.

Arman yang merupakan Paman korban menjelaskan, bahwa saat kejadian itu dirinya berada 10 meter dari korban, namun tiba-tiba terdengar suara reruntuhan dan dia tak menyangka bahwa keponakannya tersebut yang tertimpa reruntuhan.

"Saat mereka menumbang tembok itu saya ada dan berjarak sekitar 10 meter dari mereka. Jadi Odi bersama abangnya Wanda yang berada disitu, tidak tahu persis bagaimana terjadinya, tiba-tiba saja terdengar suara reruntuhan, Bruuum...(tembok batu runtuh). Kemudian pada saat itu abangnya langsung menjerit memanggil saya. Langsunglah cepat-cepat kutengok, ternyata Odi sudah tertimpa tembok yang berukuran 3 X 3 meter," jelasnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, "Melihat kondisi Odi berada di bawah reruntuhan tembok, kami berusaha mengeluarkan korban, saat itu dia masih hidup, namun darah di kepalanya mengucur deras. Dengan mengendarai becak kami bawa ke klinik terdekat, namun naas korban tidak dapat diselamatkan lagi, menurut dokter kepalanya pecah, sehingga mengeluarkan darah dari hidung dan telinga," ujar Pamannya tersebut.

Sementara saat dimintai keterangannya, Bhabinkamtibmas Desa Tanah Merah, Brigadir Mediansyah Hasibuan mencoba menjelaskan analisanya dari lapangan.

"Korban dan abangnya Wanda, hendak meruntuhkan tembok, sementara bahagian bawah sudah dilobangi, diduga korban mendorong tembok yang sudah goyang dengan menggunakan kayu. Namun kurang kuat mendorongnya sehingga membalik kearah korban. Sedangkan abangnya tidak kena, karena posisinya aman," tegasnya. (Dwi)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !