Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Diduga Depresi Akibat Sakit-Sakitan, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Pohon Coklat.

MenaraToday.Com - Tulangbawang :

Diduga depresi akibat sering sakit-sakitan, Sukardi (50) warga Kampung Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulangbawang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon coklat belakang rumahnya.

Informasi yang berhasil di himpun MenaraToday.Com, korban pertama sekali ditemukan dalam posisi tergantung sekira pukul 20.39 Wib

" Pada Rabu malam kita mendapatkan informasi bahwa ada seorang pria yang tewas tergantung di pohon coklat, mendapatkan informasi tersebut kita langsing menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban" ujar Kapolres Tulangbawang  AKBP Andy Siswantoro melaluui Kapolsek  Penawartama AKP Heru Prasongko, Kamis (28/1/2021)

Lebih lanjut Heru menjelaskan berdasarkan keterangan Paniyem (43), isteri korban menyatakan bahwa pada hari Rabu (27/1/2021) sekira pukul 03.00 Wib, korban pergi dari rumah tanpa pamit dengan isterinya. Sekira pukul 04.00 Wib. Isteri korban terbangun dan melihat korban sudah tidak ada lagi di kamar dan melihat pintu dapur dalam keadaan terbuka.

"Melihat pintu terbuka, isteri korban menunggu hingga siang namun korban tidak kunjung pulang kerumah. Dan sekira pukul 14.00 Wib isteri koeban melaporkan kepada Hermanto (31) Ketua RT setempat. Kemudian Hermanto bersama dengan warga melakukan pencarian dan hingga sore korban belum dapat ditemukan. Pencarian pun dilanjutkan setelah selesai Maghrib. Sekira pukul 20.39 Wib, Dedek Sulaiman, salah seorang warga menemukan korban dengan posisi tergantung di pohon coklat di belakang rumahnya dalam keadaan meninggal dunia" jelas Kapolsek

Lebih lanjut pria dengan pangkat tiga garis kuning ini menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan pihak media, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

" Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak medis tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban dan penyebab tewasnya korban murni karena bunuh diri dan berdasarkan keterangan para saksi, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi sebab sering mengeluh sakit kepala (vartigo) dan sering menyendiri dan pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan kepada petugas untuk tidak dilakukan autopsi dan telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah.(Helmi)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !