Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Beberapa Bantuan Dana Hibah Untuk Rumah Ibadah di Mesuji Terindikasi Bermasalah dan Fiktif

MenaraToday.Com -  Mesuji :  

Pemerintah Kabupaten Mesuji di tahun 2020 lalu mengalokasikan belanja hibah senilai puluhan juta rupiah untuk Rumah Ibadah di beberapa desa yang berada di wilayah Kabupaten Mesuji dengan total belanja hibah yang bersumber dari dana APBD Tahun 2020 yang digelontorkan Pemkab Mesuji bagi 90 Rumah Ibadah ini diantaranya diperuntukkan Masjid, Musholla, Ponpes, Pure dan Gereja, bernilai Rp. 2 Miliar.

Kendati demikian, sangat disayangkan niat baik Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk membantu Rumah Ibadah di masing - masing desa yang ada di Bumi Ragab Begawe Caram itu, ditengarai tidak berjalan sebagaimana mestinya dan bermasalah. Sebab hal ini terlihat adanya indikasi bantuan hibah rumah ibadah fiktif, hingga terpakainya dana oleh oknum Kepala Desa Muara Tenang Timur, Kecamatan Tanjung Ray

Dimana dessa Muara Tenang Timur mendapatkan bantuan hibah Rumah Ibadah berupa 2 Musholla dan 2 Masjid, sebagai rinciannya yakni Musholla Nurul Yaqin Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya senilai Rp. 15.000.000, Musholla Nurul Ulum Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 15.000.000, lalu Masjid Nurul Iman Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 25.000.000 dan Masjid Nurul Falah Desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya Rp. 25.000.000.

Hasil penelusuran wartawan dilapangan menyebutkan, 4 item bantuan hibah Rumah Ibadah tahun 2020 yang diberikan Pemkab Mesuji kepada desa Muara Tenang Timur, kecamatan Tanjung Raya hanya terdapat satu rumah ibadah (Masjid), sementara satu Masjid lainnya tidak berada di desa setempat.

" Dari 2 Masjid, yang nyata namanya itu Masjid Nurul Falah. Kalau yang 1 Masjid lagi (Nurul Iman), itu tidak ada di desa Muara Tenang Timur, tetapi adanya Musholla. Kemudian kalau untuk bantuan hibah 2 Musholla, satu Musholla nya dialihkan dan sudah dikerjakan, akan tetapi untuk satu Musholla nya lagi tidak ada namanya di desa ini". Ujar salah seorang narasumber di kecamatan Tanjung Raya, pada awak media Selasa (09/3/2021) yang lalu.

Lebih lanjut sumber ini pun menuturkan, jika bantuan hibah bagi Rumah Ibadah di wilayahnya belum diserahkan kepada salah satu masjid yang terdapat di Desa. Menurut sumber tersebut, dananya diduga masih terpakai oleh Kepala Desa.

"Uangnya sudah diambil dari bank, namun hingga kini belum diserahkan, katanya masih di pakai pak Kades. Bantuan dana untuk Rumah ibadah ini sudah diambil diakhir Desember 2020 lalu". Ungkapnya (Helmi)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !