Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Pengunggah Status Medsos Yang Hina Warga Cibitung Akhirnya Minta Ma'af

Tati Widiawati Saat mengucapkan permintaan maafnya dihadapan warga, Kamis (01/07/21)


Menaratoday.com PANDEGLANG, Cibitung-Mulutmu Harimau mu, mungkin itu kalimat yang tepat untuk disematkan pada Tati Widiawati sosok perempuan yang sempat menulis status terkait warga kecamatan cibitung kabupaten pandeglang, banten diakun medsosnya beberapa waktu lalu. 


Dimana Kata-kata yang ditulis oleh Tati Widiawati ini telah mengakibatkan sakit hati dan menyinggung warga cibitung. Berikut kutipannya,


“Dasar goblog kecamatan Cibitung dan masyarakat nya, anggaran sudah keluar jasa KKPMP


malah pada Demo 😂😂 goblog di pliara KKPMP

“mah bikin proposal satu hari satu malam datang dengan sopan santun eh malah banya pahlawan kesiangan 🙋🙋

bisa bisa di blacklist luh mampus pada ga tau terimakasih jadi pengen ketawa saya jadinya  😂😂😂😂😂😂😂😂"


Kata-kata tersebut diunggah Tati Widiawati pasca ratusan warga kecamatan cibitung melakukan aksi demonstrasi ke DPUPR dan kantor Bupati Pandeglang, terkait jalan rusak yang belum juga diperbaiki.


Sanja, mewakili tokoh masyarakat Kecamatan Cibitung menyampaikan, bahwa kata-kata Tati Widiawati dalam akun medsosnya yang terkesan menghina masyarakat Cibitung diduga merupakan ujaran kebencian terhadap masyarakat Cibitung.


"kami atas nama masyarakat Cibitung sakit hati dan merasa dihina oleh akun facebook tersebut,” Ujarnya.


Terkait itu, kata Sanja, Tati Widiawati di panggil oleh masyarakat untuk datang ke kecamatan Cibitung guna meminta ma’af kepada masyarakat Cibitung atas kata kata di akun Facebooknya. 


“Dia harus mempertanggung jawabkan kata-katanya yang sangat tidak bisa dimengerti oleh semua masyarakat Cibitung ” Tuturnya.


Turut hadir, Kanit Intel Polsek Cibitung Agus dan Sarnata selaku Satpol PP Cibitung, serta tokoh masyarakat, para pemuda Cibitung dan mahasiswa.


Dalam kesempatan itu, Tati Widiawati mengaku, dirinya menulis status tentang warga Cibitung bukan berarti bentuk kebencian, melainkan bentuk kecintaannya kepada masyarakat Cibitung.


"Jika ada yang tersinggung dengan kata kata saya, mohon dima’afkan karena itu hanya bentuk kecintaan saya ke masyarakat Cibitung,” Katanya.


Tati juga meminta ma’af atas kekhilafan dan kesalahannya tersebut kepada seluruh masyarakat Cibitung dan para mahasiswa Cibitung.


"saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi,“ Janji Tati Widiawati.


Permintaan maaf Tati pun disambut baik oleh seluruh masyarakat cibitung, dengan syarat tidak mengulanginya lagi dikemudian hari.


ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !