Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Karantina Pertanian TBA Ajak Kepala Daerah Saksikan Pelepasan Ekspor Virtual Oleh Presiden

MenaraToday.Com - Tanjungbalai :  

Presiden Joko Widodo melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Ekspor tersebut dilaksanakan secara serentak dari 17 pintu pengeluaran,pada Sabtu, (14/8/2021).

"Hari ini kita akan lakukan ekspor komoditas pertanian secara serentak dari 17 pintu ekspor melalui bandar udara dan pelabuhan laut di berbagai daerah di Indonesia sebagai momentum penguatan ekspor komoditas pertanian Indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi," ujar Presiden dalam sambutannya. 

Dalam laporannya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa nilai total ekspor dalam kegiatan yang bertajuk Merdeka Ekspor Pertanian Tahun 2021 tersebut mencapai Rp7,29 triliun. 

"Ekspor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebesar 627,4 juta ton, nilainya Rp 7,29 triliun, meliputi komoditas yang pertama perkebunan 564,6 juta ton, tanaman pangan 4,3 juta ton, hortikultura 7,2 juta ton, peternakan 4,0 juta ton, dan beberapa komoditas lainnya," kata Mentan yang hadir di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 

Ekspor pertanian tersebut akan dikirimkan ke sejumlah negara tujuan ekspor seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain. 

Presiden Jokowi memberikan apresiasi penuh seluruh pelaku usaha, baik kepada para petani, peternak, pekebun, dan pelaku usaha agribisnis lainnya  juga seluruh pemangku kepentingan yang sudah bekerja keras dimasa pandemi ini  untuk memenuhi kebutuhan pangan baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri. 

Menurut Presiden, sektor Pertanian merupakan Penyumbang tertinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Nasional sehingga mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19. Dalam sambutannya, Presiden menekankan kepada seluruh Kepala Daerah agar secara terus menerus menggali potensi ekspor adalah yang ada didaerah. 

Terdapat 5 produk ekspor unggulan di wilayah kerja Karantina Pertanian TB Asahan. Komoditas ekspor tersebut antara lain adalah minyak sawit dan turunannya, kelapa parut, sapu lidi, buah pisang dan domba. Kelima komoditas ekspor tersebut mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2021 ini, dibandingkan tahun sebelumnya. Total nominal ekspor yang kita lepas di acara Merdeka Ekspor hari ini melalui Stasiun Karantina Pertanian TB Asahan mencapai 209,6 miliar yang meliputi komoditas Hortikultura, perkebunan dan peternakan. 

Terdapat kenaikan ekspor yang signifikan di bandingkan tahun sebelumnya, Sebagai contoh adalah ekspor buah pisang dan domba. Ekspor buah pisang ke Malaysia mengalami kenaikan sebesar 35% sampai dengan bulan Mei 2021 dengan nilai ekspor diperkirakan mencapai 8,1 miliar. Bahkan untuk ekspor Domba Potong mengalami kenaikan sebesar 400% sampai dengan bulan Juli 2021 bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sampai dengan Juli 2021, kita telah mengekspor domba sebanyak 7.700 ekor ke Malaysia dengan nilai ekspor diperkirakan mencapai 10,9 miliar. 

Setelah kegiatan pelepasan ekspor yang dilakukan Presiden RI, acara dilanjutkan dengan pemberian Plakat kepada Kepala daerah yang berada di wilayah kerja Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan kepada Walikota Tanjung Balai, Bupati Batu Bara, Asahan, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan. 

Karantina Pertanian TB Asahan juga memberikan penghargaan patuh karantina kepada pengguna jasa yang taat lapor karantina kepada PT. MNA, PT. Eldira Fauna Asahan, PT. Mitra Laut Bahari, CV. Sejahtera. 

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sembako sebanyak 100 paket. Selain itu pemerintah kabupaten Batu Bara juga melaksanakan kegiatan Vaksin Covid-19. 

“Saya mewakili Kepala Karantina Pertanian TB Asahan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan hadir di acara Merdeka Ekspor Pertanian hari ini, semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua terutama para petani, para pelaku usaha dan pemerintah daerah di wilayah layanan Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan”. Ungkap Rudi Ruslan selaku Plh. Kepala Karantina Pertanian TB Asahan.  (Gani)


Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !