Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Berkolaborasi Dengan Dinkes Kuala Tungkal II, Polres Tanjab Barat Lakukan Vaksinasi Presisi

MenaraToday.Com - Tanjab Barat :  

Dengan memanfaatkan lokasi rekreasi Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam atau yang lebih dikenal Masyarakat dengan WFC, Polres Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Tenaga Kesehatan Puskesmas Kuala Tungkal II, membuka gerai vaksinasi presisi untuk melayani Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang ingin di Vaksinasi, Minggu (7/11/2021).

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Muharman Arta, S. IK saat ditemui humas di Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam mengakui, kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan di Lokasi rekreasi saat ini, merupakan strategi dari Polres Tanjab Barat dalam percepatan Vaksinasi bagi Masyarakat Usia 12 Tahun keatas.

"Secara umum capaian Vaksinasi Dosis I di Tanjab Barat sudah 60 Persen lebih. Tetapi kita perlu strategi lain sebagai upaya mempercepat Vaksinasi itu sendiri kepada Masyarakat seperti yang dilaksanakan di Lokasi rekreasi ini," ungkap Kapolres.

Kapolres yang turut didampingi Waka Polres Kompol Alhajat, S. IK serta Personel Polres Tanjab Barat lainnya ini juga mengatakan, dengan dilaksanakannya Vaksinasi di Lokasi rekreasi, pihaknya lebih mendekat kepada sasaran baik itu Tukang Ojek, Pekerja di Pelabuhan, Pedagang, pembeli maupun Masyarakat yang tidak memiliki waktu senggang untuk di Vaksinasi.

"Di sini (WFC,red) kita lebih mendekat ke Masyarakat dengan melaksanakan Vaksinasi on the spot seperti halnya yang sudah kita lakukan di Tempat makan, SPBU, Lokasi yang memang menjadi titik kumpul Masyarakat itu sendiri," sebut Kapolres.

Maka dari itu sebut Kapolres kepada humas, dengan strategi melaksanakan Vaksinasi di Lokasi rekreasi, pihaknya berharap Masyarakat yang biasa ramai mendatangi Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam saat hari Minggu, bisa mendapatkan pelayanan untuk di Vaksinasi.

"Kita tahu di Lokasi rekreasi ini ramai jika hari Minggu makanya dilaksanakan Vaksinasi yang untuk jadwalnya sendiri tidak terbatas melihat dari animo Masyarakat," jelas Kapolres lagi.

Masih sehubungan dengan pelaksanaan Vaksinasi, di Lokasi rekreasi AKBP Muharman Arta Kapolres Tanjab Barat dijelaskannya lagi, untuk sasaran Vaksinasi lebih kepada Masyarakat yang tidak punya Waktu senggang untuk di Vaksinasi.

"Biasanya kalau kita melaksanakan Vaksinasi di Kantor Desa, mereka sedang beraktivitas dari Senin hingga Sabtu, makanya kita sesuaikan dengan melaksanakan Vaksinasi di Lokasi rekreasi saat hari libur," ungkap Kapolres.

Sehubungan dengan Vaksinasi di Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam, bersama dengan tenaga kesehatan PKM Kuala Tungkal II, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Polres menyediakan 500 Dosis Vaksin Sinovac dan Pfizer.

"Alhamdulillah dari pelaksanaan Vaksinasi di Lokasi rekreasi hari ini 240 Orang tervaksinasi. 196 Dosis 1 dan 44 Orang Dosis 2. Vaksinasi secara mobile akan tetap kita laksanakan bersama pihak TNI dan Dinkes sebagai upaya percepatan Vaksinasi di Tanjung Jabung Barat," sebut AKBP Muharman Arta.

Disoal adanya anggota Polres Tanjab Barat yang hilir mudik menjemput Warga disekitar Lokasi rekreasi untuk mengikuti Vaksinasi?, Kapolres Tanjab Barat AKBP Muharman Arta mengatakan, sistem jemput bola memang telah diterapkan setiap pelaksanaan Vaksinasi yang dilakukan.

"Seperti sebelumnya, untuk jemput bola ini memang sudah kita lakukan baik untuk pelaksanaan Vaksinasi bersama TNI dan Dinkes dengan sasaran Warga yang terkendala dengan transportasi untuk menuju lokasi vaksinasi," jelasnya.

Kalau untuk di Desa - Desa sambung Kapolres, pihaknya berkolaborasi dengan TNI dan Dinkes melaksanakan Vaksinasi di Lokasi yang sebelumnya telah ditentukan melalui pendataan mapping.

"Kalau kita Polres, kita ada bhabinkamtibmas yang selalu proaktif melakukan pendataan bersama pihak RT, Kadus maupun Kades di titik pelaksanaan Vaksinasi. Kemudian melalui Kapolsek jajaran Polres Tanjab Barat menuju titik yang telah ditentukan guna melaksanakan serbuan vaksinasi," ungkap Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada Masyarakat agar tidak sungkan memberitahukan kendala untuk menuju lokasi vaksinasi. Baik kepada anggota Kepolisian ataupun Aparat Desa setempat. 

"Jika ada dari Masyrakat terkendala dengan hal itu Vaksinasi bisa kita lakukan di Rumah Warga tersebut," ucapnya.

Sementara itu Ali salah seorang Warga yang diseputaran WFC mengatakan, Vaksinasi yang dirinya dapatkan adalah Vaksin Dosis 1 (Satu). Diakuinya, usai divaksinasi efek yang dirasakan tidak ada hanya pegal di bagian bahu."Kalau efek tidak ada hanya pegal di Bahu," ucap Pria usia 50 Tahun ini.

Kepada lintastungkal.com Ali mengakui jika keinginan untuk divaksinasi murni dari kesadaran dirinya sendiri tanpa ada paksaan dari pihak lain. "Datang kesini keinginan kita sendiri. Sebenarnya dari kemarin sudah ingin divaksin. Tetapi karena pemulihan pasca kecelakaan jadi hari ini di WFC baru bisa divaksin," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan M Haini Warga Jalan Panglima, Kuala Tungkal. Ia mengatakan, sebelumnya pernah sakit jadi menunda untuk divaksin. "Aku kemarin sakit jadi tidak bisa vaksin," ucap Haini saat ditanya kenapa baru divaksinasi di WFC.

Pria berusia 63 Tahun ini mengatakan, jika keinginan divaksinasi selain kondisi badannya yang sudah sehat pasca sakit, dengan vaksinasi dirinya berharap dapat meringankan dampak jika terpapar Covid-19.

"Keluarga di Rumah menyarankan agar aku harus Vaksinasi. Karena dengan usia sekarang Rentan terkena Covid-19," sebutnya.(Jangcik)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !