INL Beroperasi di Simalungun, Hanya Migor Curah Yang Disediakan Untuk Operasi Pasar Kemasyarakat Simalungun

Menaratoday.com, Simalungun:

Indra selaku HRD PT Industri Nabati Lestari melalui pesan singkat, Jumat (4/3) sekira jam 08.02 WIB membenarkan adanya surat Bupati Simalungun untuk minta minyak goreng dalam rangka operasi pasar.

"Dan pada tanggal 25 Februari 2022 diwakilkan pak Leo Lopulisa Kadis Perindag Simalungun kami sudah konfirmasi. PT INL mampu berkontribusi 5.000 L dalam bentuk curah, mobil tangki kami siapkan dan diantar sampai di tempat," jelasnya.

Namun, paparnya, pak Kadis saat itu memberikan arahan agar di pending dulu. Dan beliau sudah langsung berkoordinasi dengan Sales Manager PT INL bapak Dipowiro langsung. "Demikian yang dapat sampaikan. Terima kasih," jelasnya.

HRD juga menyampaikan, sesuai dengan kemampuan PT INL dan arahan dari perusahaan induk kami, operasi pasar dapat juga dengan curah. "Dan sebagai informasi kami dari PTPN Group juga sudah melakukan operasi pasar termasuk bbrp area di Simalungun," terangnya.

HRD kembali menyampaikan, untuk operasi pasar wilayah Simalungun dari PTPN Group detailnya bapak bisa kordinasi dengan pak dipowiro. "Dan kami dari INL sendiri bulan maret ini insyaAllah akan melakukan operasi pasar sendiri khusus di kecamatan sekitar PT INL melalui Koperasi PT INL pak," paparnya.

Menurutnya, surat Bupati Simalungun ditanggapi. Namun, tidak dalam bentuk surat. Tetapi, koordinasi langsung dengan pak Kadis kemarin, sehingga sudah diputuskan management INL berkontribusi 5.000 L dalam bentuk curah.

"Mis komunikasi saya rasa kalau tidak ditanggapi, mana mungkin surat Bupati tidak ditanggapi, kami berasumsi setelah koordinasi langsung dan sudah diberi jawaban sudah bagian dari ditanggapi pak," balasnya lagi. 

Namun masyarakat Kabupaten Simalungun mempertanyakan dimana produk kemasan PT. Industri Nabati Lestari di pasarkan sehingga saat ini hanya bisa menyediakan minyak goreng curah pada masyarakat dilingkungan perusahaannya beroperasi dan memproduksi minyak goreng.

"Minyak goreng curah yang bisa disediakan, emang dimana produk kemasannya dijual atau dipasarkan?, Dan ini sangat tidak masuk akal, bila minyak curah disediakan untuk operasi pasar, apakah produk kemasannya dijual lebih dari HET, sehingga minyak curah yang disediakan untuk operasi pasar yang dijual sesuai HET?" Jelas Rohanson Saragih masyarakat Simalungun yang diminta tanggapannya. (R1/red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama