DIRUT PTPN IV PALMCO, JATMIKO KRISNA SANTOSA DIMINTA MENGEVALUASI MANAJER KEBUN PABATU DENNIS NICHOVA
MenaraToday.Com - Serdang Bedagai :
PTPN IV Kebun Pabatu diduga belum bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam penggunaan anggaran yang dikucurkan.
Dugaan tersebut diperkuat dengan fakta dan kondisi lapangan di areal hak guna usaha (HGU) milik PTPN IV Regional 2, Distrik 3, Unit Kebun Pabatu yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Dibeberapa tempat terlihat areal semak dipenuhi sampah plastik yang sulit terdaur ulang oleh tanah secara alami, rumput atau gulma dan kayu keras tumbuhan liar terlihat tumbuh subur dipiringan dan melilit di batang pohon, pelepah pohon sawit terlihat "gondrong" dan mengering dibiarkan bergantungan, diduga tidak dilakukannya tunasan dalam kurun waktu yang lama, piringan sawit terlihat semak ditumbuhi kecambah sawit atau "tukulan", bahkan sampai ada yang tumbuh di batang pohon sawit, banyak tanaman pohon sawit mati bertumbangan dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan tanaman sisipan.
Panen bersih tidak dilakukan sehingga banyak berondolan sawit yang terbuang sia-sia, terlihat berondolan dibiarkan terbuang menumpuk dibeberapa titik, ada yang busuk bahkan sampai tumbuh subur dan besar dipiringan dan digawangan, tandan buah segar (TBS) membusuk di areal tidak diangkat.
Terkait hal itu sudah dikonfirmasi menaratoday.com kepada Dennis Nichova Manajer Kebun Pabatu dan Hendra Jusanda APK Kebun Pabatu.
"Makasih info ny pak irlan nnt kami telusuri dan perbaiki," balas Hendra Jusanda saat itu.
"Terima kasih pak," balas Dennis Nichova.
Tapi fakta dan kenyataannya, hingga saat ini tidak ada perubahan, diduga Manajer Kebun Pabatu Dennis Nichova tidak peduli dengan aset perusahaan dan terkesan sengaja melakukan pembiaran.
Untuk kepentingan pemberitaan, menaratoday.com telah berupaya melakukan konfirmasi berulangkali dalam kurun waktu dan hari yang berbeda, tapi Dennis Nichova dan Hendra Jusanda tidak berani menjawab.
Dicoba konfirmasi ulang, Jumat (1/8/25) Dennis Nichova Manajer Kebun Pabatu dan Hendra Jusanda APK Kebun Pabatu masih "bungkam" dan tidak berani menjawab.
Keadaan areal Kebun Pabatu yang kondisinya kurang terawat dan tidak terkontrol tersebut diduga karena Manajemen Kebun Pabatu melalui Manajer Kebun Pabatu Dennis Nichova diduga melakukan korupsi dan penyimpangan anggaran atau biaya perawatan dan pemeliharaan tanaman.
Menanggapi hal itu, LSM GMASI Sumut meminta jajaran manajemen Direksi PTPN IV PalmCo untuk lebih selektif lagi dalam memilih karyawan pimpinan (Karpim) seperti manajer kebun.
Karena kinerja buruk oknum manajer kebun berpotensi merugikan BUMN dan membuat buruk citra PTPN IV PalmCo khususnya PTPN IV Regional 2 Distrik 3.
"Manajer kebun harus lebih peduli dengan aset perusahaan, seorang manajer kebun harus mampu menjalankan fungsi manajemen, salah satunya pengontrolan sumber daya, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, harus menguasai aspek teknis perkebunan, seperti perawatan tanaman dan masih banyak yang lainnya," papar Darma Ketua DPD LSM GMASI Provinsi Sumatera Utara.
"Kami meminta manajemen atau jajaran direksi PTPN IV untuk lebih selektif lagi dalam memilih dan memberikan amanah jabatan apalagi jabatan manajer kebun," tegas Darma.
LSM GMASI meminta Dirut PTPN IV dan jajarannya untuk melakukan sidak terkait kinerja dan areal kebun pabatu.
Melakukan evaluasi dan mencopot jabatan oknum manajer unit kebun yang membuat buruk citra PTPN IV dan yang tidak peduli dengan aset perusahaan.
"Kami minta kepada Bapak Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko Krisna Santosa dan jajarannya untuk melakukan sidak, mengevaluasi dan mencopot jabatan oknum manajer kebun yang tidak peduli dengan aset perusahaan, karena ini menyangkut masa depan perusahaan, PTPN IV itu bukan milik oknum atau golongan tertentu, PTPN itu perusahaan milik negara yang harus kita jaga bersama, kalau ada oknum manajer kebun yang kinerjanya tidak baik, jangan dipertahan, ganti saja, masih banyak orang-orang yang lebih baik di PTPN atau PTPN IV, mereka yang berkinerja baik dan peduli dengan PTPN harus juga diberikan kesempatan," tutup Darma Ketua LSM GMASI Sumut ini.***
(HIngga berita ini dipublikasikan, Dennis Nichova Manajer Kebun Pabatu dan Hendra Jusanda APK Kebun Pabatu tidak bisa dikonfirmasi).
Penulis : IRLAN JAYA SITUMORANG, Wartawan UKW Muda.