MenaraToday.Com - Pandeglang :
Deretan kios pakaian di Plaza Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, tampak rapi seperti biasa. Baju-baju muslim warna-warni digantung di etalase, seolah siap menyambut riuhnya tradisi belanja menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, suasana yang terasa justru berbeda, lengang.
Tak banyak pengunjung yang lalu lalang di lorong-lorong plaza di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Beberapa pedagang duduk termenung, sesekali merapikan dagangan sambil berharap ada pembeli yang datang.
Hj. Uce, salah satu pedagang yang sudah lama berjualan di sana, mengaku kondisi ini bukan hal baru. Ia merasakan perubahan besar sejak pandemi Covid-19 melanda.
“Pokoknya setelah Covid melanda saja, sampai sekarang dampaknya tidak hilang-hilang,” ujarnya pelan. Kamis (19/3/2026).
Dulu, menurutnya, menjelang lebaran seperti ini adalah masa panen. Pembeli datang silih berganti, memilih baju baru untuk dikenakan di hari kemenangan. Kini, harapan itu tak lagi mudah terwujud.
Sepinya pembeli bukan tanpa sebab. Selain daya beli yang belum sepenuhnya pulih, persaingan semakin ketat. Toko retail besar berdiri tak jauh dari plaza, menawarkan pilihan lebih lengkap dengan harga bersaing. Di saat yang sama, toko online semakin menjamur, mengubah cara masyarakat berbelanja.
“Sudah sepi, ditambah ada toko pakaian besar dekat sini, dan sekarang toko online makin ramai,” kata Hj. Uce. Meski begitu, ia tetap menyelipkan harapan sederhana, “Semoga saja tetap ada rezekinya.”
Perubahan kebiasaan belanja juga dirasakan dari sisi pembeli. Santi (37), misalnya, mengaku kini lebih nyaman membeli pakaian lebaran secara online.
“Lebih simpel, tidak perlu panas-panasan atau berdesakan. Tinggal pesan, barang datang ke rumah,” tuturnya.
Fenomena ini menjadi gambaran pergeseran zaman, dari pasar fisik yang dulu menjadi pusat keramaian, menuju layar ponsel yang menawarkan kemudahan dalam genggaman.
Meski demikian, bagi para pedagang di Plaza Labuan, harapan belum sepenuhnya padam.
Mereka masih setia menunggu, percaya bahwa menjelang hari raya, akan ada pembeli yang datang, menghidupkan kembali suasana yang kini terasa sunyi. (ILA)
