MenaraToday.Com - Pandeglang :
Upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi terus dilakukan. Kali ini, Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Pandeglang menanam sebanyak 10.000 pohon mangrove di Pantai Muara Bama, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Pandeglang, PT Telkom Indonesia Tbk, pemerintah kecamatan, kelompok tani hutan, hingga pelajar SMPN 2 Pagelaran bersama para guru.
Ketua KTH Wana 2, H. Sudrajat, mengatakan penanaman mangrove ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah kelompok tani hutan, seperti KTH Tanjung Margagiri, KTH Popole Cigondang, dan KTH Wadah Lestari, dengan dukungan program corporate social responsibility (CSR) dari PTBTelkom Indonesia,tbk.
“Penanaman mangrove dilakukan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, mencegah abrasi pantai, serta menjaga habitat alami berbagai biota laut. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.
Perwakilan Telkom Indonesia, Agus Basuni, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Penanaman ini adalah bentuk konektivitas kami dengan masyarakat dan alam. Kami berharap program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Antusiasme terlihat dari para peserta, termasuk pelajar. Salah satu siswa, Budi (15), mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Ini pengalaman pertama saya. Ternyata mangrove punya banyak manfaat. Semoga bisa tumbuh dengan baik dan melindungi desa kami dari abrasi,” ucapnya.
Kepala Desa Margagiri, Randhy Suharta, ST., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat.
“Ini bukan proyek sesaat, tapi langkah jangka panjang. Mangrove yang ditanam hari ini harus tetap hidup hingga puluhan tahun ke depan agar pantai tetap terjaga dan biota laut berkembang dengan baik,” ujarnya.
Ke depan, ia berharap kawasan mangrove tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pesisir, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. (ILA)
