MenaraToday.Com - Pandeglang :
Wakil Ketua Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Doni Hermawan mengungkapkan sebanyak delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Kabupaten Pandeglang ditutup sementara.
Delapan dapur tersebut berada di Kecamatan Labuan, Patia, Banjar, dan Cimanuk. Penutupan dilakukan karena adanya sejumlah temuan saat evaluasi lapangan, salah satunya terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Penutupan ini sifatnya sementara atau suspend karena ada beberapa temuan, diantaranya menu, lay out hingga IPAL,” ujar Doni, Jumat (22/5/2026).
Doni menjelaskan, penghentian operasional sementara delapan dapur itu telah dilakukan sebelum adanya aksi yang dilakukan oleh organisasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Anak Indonesia Bersatu (GAIB-212) Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (20/5/2025).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi agar operasional dapur MBG tetap sesuai standar pelayanan dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Doni juga menyampaikan adanya perbedaan data jumlah dapur MBG yang beroperasi di wilayah tersebut. Berdasarkan catatan Satgas MBG, jumlah dapur tercatat sebanyak 195 unit.
Namun, berdasarkan informasi dari Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG, jumlah dapur disebut mencapai 198 unit.
“Data di Satgas saat ini ada 195 dapur, tetapi menurut informasi dari Korwil SPPG pandeglang ada 198 dapur,” katanya.
Satgas MBG memastikan evaluasi terhadap dapur yang ditutup sementara akan terus dilakukan hingga seluruh persyaratan terpenuhi dan dapur dapat kembali beroperasi. (ILA)
