MenaraToday.Com - Labura :
Seorang warga Dusun Harian Timur, Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat memancing di aliran Sungai Kualuh, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (21/05/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Lakimin Sihotang (46), seorang petani yang berdomisili di Dusun Harian Timur, Desa Sei Apung. Peristiwa tersebut terjadi saat korban diduga sedang memancing di tepi sungai.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., menjelaskan penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan oleh warga Dusun Pulo Harapan I, Desa Teluk Binjai. Jenazah ditemukan dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Kualuh, tepatnya di wilayah Dusun Pulo Harapan I, Desa Teluk Binjai, atau sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian (TKP).
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup, tidak mengenakan baju, serta hanya memakai celana pendek berwarna putih. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, khususnya abang kandung korban, jenazah tersebut dipastikan adalah Lakimin Sihotang sesuai identitas KTP. Kondisi tubuh korban dilaporkan masih utuh.
Setelah proses evakuasi, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga melalui abang kandung korban, Korman Sihotang, menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah personel turut terlibat, di antaranya Bhabinkamtibmas AIPTU Jepri Siregar, Danpos SAR Rikki Harahap, Danton BPBD F. Hasibuan, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Adapun tindakan yang telah dilakukan pihak terkait meliputi mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan interogasi saksi-saksi, dokumentasi, pembuatan surat pernyataan penolakan autopsi, serta penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Seluruh proses kemudian dilaporkan kepada pimpinan terkait.(greg)
