MenaraToday.Com - Pandeglang :
Suasana tenang di Kampung Sinar Mulya RT 001/002, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendadak berubah ketika seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, pada Selasa (12/05/2026). Peristiwa tersebut segera dilaporkan oleh warga sekitar kepada pihak kepolisian setelah memastikan korban sudah tidak merespons.
Laporan cepat dari masyarakat itu langsung ditindaklanjuti oleh Unit Pamapta Polres Pandeglang yang dipimpin Ipda Dapid Sambora.
Tanpa menunggu lama, petugas bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi di lapangan sekaligus melakukan pengecekan awal serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian tidak hanya fokus pada aspek teknis penanganan, tetapi juga membangun komunikasi dengan perangkat desa dan keluarga korban. Pendataan saksi dilakukan, area sekitar diamankan, dan koordinasi dengan tenaga medis setempat segera dilakukan guna memastikan kondisi korban sesuai prosedur yang berlaku.
Dari hasil keterangan saksi serta pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit, yang mengarah pada serangan jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban. Informasi tersebut turut disampaikan secara terbuka kepada pihak keluarga dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati.
Ipda Dapid Sambora menegaskan bahwa respons cepat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat secara sigap dan profesional.
“Begitu kami menerima laporan dari masyarakat, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan penanganan berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat,” ujarnya.
Di tengah suasana duka, personel juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta mencegah timbulnya keresahan di lingkungan sekitar.
Setelah seluruh proses pemeriksaan dan koordinasi selesai, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak sesuai ketentuan yang berlaku. (ILA)
