Dishub, Bina Marga Dan Damkar Malang Respons Cepat Atas Material Tanah Yang Membahayakan Di Jalan Nasional III Kepanjen

MenaraToday.Com - Malang :

Sinergi cepat ditunjukkan oleh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Bina Marga, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang dalam merespon keluhan masyarakat. Hanya dalam waktu satu jam setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung bergerak membersihkan material tanah urukan yang tercecer di jalan raya pada Sabtu (23/05/2026).

Peristiwa ini bermula dari adanya laporan terkait kondisi Jalan Nasional III, tepatnya di kawasan Rekesan, Talangagung, Kecamatan Kepanjen (depan Losmen Gerbang Biru). Ceceran tanah urukan dari proyek setempat meluber hingga ke badan jalan raya, sehingga menciptakan kondisi yang sangat licin dan membahayakan para pengguna jalan.

Kondisi ini dikeluhkan oleh Latifah, salah seorang warga sekitar. Ia menyayangkan kecerobohan pihak pelaksana proyek urukan tersebut.

"Ya dari tadi pagi seperti itu, sangat membahayakan. Kenapa habis nguruk tidak langsung dibersihkan? Kalau kerja jangan sembrono, bisa bikin celaka orang lain," tegas Latifah dengan nada kesal.

Bahaya nyata juga sempat dialami oleh Sukri (50), seorang pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut saat berangkat kerja pada pagi hari.

"Dari pagi tadi saat saya berangkat kerja sudah ada (tanah) Mas. Roda belakang saya juga sempat selip kena tanah itu, untung tidak jatuh," cerita Sukri sembari menunjuk ke arah aspal yang kini telah bersih.

Mendapati laporan yang dikirimkan oleh awak media melalui pesan singkat pada Sabtu siang, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Eko Margianto, AP., S.Sos.,, langsung mengambil langkah tegas.

"Segera kami koordinasikan dengan Bina Marga," ungkap Eko merespon laporan tersebut.

Tidak butuh waktu lama, selang satu jam kemudian, petugas dari Dishub dan Bina Marga tiba di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas. Tak ketinggalan, armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menyemprotkan air bertekanan tinggi guna mengikis habis sisa-sisa tanah yang menempel erat di aspal.

Langkah taktis dan respon kilat dari ketiga instansi ini mendapat apresiasi langsung dari masyarakat, termasuk Sukri yang melihat perubahan signifikan saat dirinya pulang kerja di sore hari.

"Alhamdulillah, ketika saya pulang kerja sore, saya melihat Damkar dan petugas Dishub membersihkan jalan dengan disemprot air ke aspal. Sekarang jalannya sudah aman kembali," pungkas Sukri. (Bonong)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama