Padangsidimpuan Terancam Mati Suri di Tengah Blackout: Ekonomi Rakyat Lumpuh, Warga Resah Ancaman Kriminal

 Menaratoday.com-Padangsidimpuan

Kota Padangsidimpuan kembali tenggelam dalam gelap gulita pada hari kedua pemadaman listrik massal yang hingga kini belum sepenuhnya normal. Kondisi ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat dan diprediksi mulai melumpuhkan aktivitas ekonomi rakyat kecil, khususnya sektor UMKM.

Di tengah minimnya penerangan, warga kini bukan hanya dihantui kerugian ekonomi, tetapi juga rasa takut terhadap potensi tindak kriminal yang mengintai saat kota berada dalam kondisi gelap.
Masyarakat diminta tetap tenang dan bertahan di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian, pembobolan rumah hingga kejahatan jalanan yang rawan terjadi saat situasi lingkungan minim cahaya.

“Kalau kota gelap total begini, pelaku kejahatan bisa leluasa bergerak. Warga jangan lengah,” ujar Mukti Harahap seorang warga dengan nada khawatir.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan aktivitas masyarakat mulai lumpuh. Warung makan, usaha kecil, percetakan, hingga pelaku usaha rumahan mengeluhkan kerugian akibat listrik yang padam berkepanjangan tanpa kepastian jelas kapan akan benar-benar normal.
Meski sebelumnya pihak pln.co.id disebut telah menyampaikan pemberitahuan, namun absennya kepastian durasi pemadaman membuat kepanikan dan keresahan warga semakin meluas. Banyak masyarakat mengaku kesulitan menjalankan aktivitas malam hari, sementara jaringan komunikasi dan usaha berbasis listrik ikut terganggu.

Kondisi ini memunculkan desakan agar pihak terkait tidak hanya menyampaikan pemberitahuan pemadaman, tetapi juga hadir memberikan kepastian, pengamanan, serta solusi konkret agar Kota Padangsidimpuan tidak terus berada dalam situasi “mati suri” akibat krisis listrik berkepanjangan.(Ucok siregar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama