Kecepatan Tinggi Berujung Tragedi,Pria 36 Tahun Meregang Nyawa Disitamiang

Menaratoday.com-Padangsidimpuan Kecelakaan lalu lintas tunggal yang berujung maut terjadi di Jalan SM Raja, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, tepatnya di Simpang Tiga Jalan Teuku Umar, Jumat (29/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Fadlin Tambunan (36), seorang karyawan yang berdomisili di Gang Masjid Al-Falah, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam tanpa nomor polisi dan melaju dari arah Tugu Siborang menuju Batunadua. Namun saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarainya terjatuh ke badan jalan sebelah kanan dari arah perjalanan. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, di antaranya luka di bawah mata kanan, bibir atas, bagian dalam bibir, kedua lutut, serta lecet pada dahi dan pelipis kanan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Menerima laporan dari Call Center 110, Unit Gakkum Satlantas Polres Padangsidimpuan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi korban, olah TKP, serta penyusunan laporan kecelakaan. Dalam peristiwa tersebut, kendaraan yang dikendarai korban mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp200 ribu. Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP J. Silalahi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari, serta menghindari kecepatan tinggi yang dapat memicu kecelakaan fatal. "Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Kecepatan tinggi sangat berisiko, terutama saat kondisi jalan sepi pada malam hari," ujar AKP J. Silalahi.(Ucok Siregar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama