MenaraToday.Com - Pandeglang :
Pemerintah Kabupaten Pandeglang kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Sebanyak sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II.b resmi dilantik pada Kamis (7/5/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah.
Suasana khidmat pun menyelimuti Oproom Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang. Satu per satu pejabat pimpinan tinggi pratama eselon IIb melangkah maju mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.
Di hadapan jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan, pelantikan itu bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Ada pesan besar yang ingin ditegaskan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, birokrasi harus bergerak lebih cepat, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa mutasi dan pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat efektivitas pemerintahan.
Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut aparatur pemerintah bekerja lebih profesional, responsif, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Mutasi dan pelantikan jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dewi.
Ia menegaskan, para pejabat yang baru dilantik harus segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru. Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi.
“Saya berharap pejabat yang dilantik mampu bekerja cepat, membangun koordinasi yang baik, serta menghadirkan inovasi dalam setiap program kerja. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang lebih optimal dan birokrasi yang benar-benar hadir untuk rakyat,” katanya.
Dewi juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antar lembaga, kekompakan seluruh perangkat daerah, serta komitmen bersama untuk mencapai target pembangunan Kabupaten Pandeglang.
“Ke depan tantangan kita semakin besar. Karena itu saya minta seluruh aparatur menjaga integritas, memperkuat sinergi, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Pandeglang,” tambahnya.
Pelantikan kali ini menjadi momentum penyegaran organisasi di lingkungan Pemkab Pandeglang. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membawa energi baru, mempercepat pelaksanaan program kerja, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
Prosesi pelantikan ditutup dengan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung penuh khidmat, menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat yang kini mengemban amanah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Adapun pejabat yang dilantik beserta jabatan barunya antara lain:
1. Budi Suherdiman Januardi, S.Pt.,MM, sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
2. RR Goenara Daradjat, S.Sos.,M.Si, sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
3. Puji Widodo, S.Sos.,M.M, sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik.
4. Bunbun Buntaran, S.Sos, sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan.
5. Ratu Tanti Darmiasih, S.Pd.,M.Si, sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
6. Rahmat Zultika, SP, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
7. TB. Nandar Suptandar, S.Sos., MM, sebagai Asisten Administrasi Umum Setda.
8. Dr Sutoto, S.Pd.,M.Si., sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.
9. Roni, ST,M.M, sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas, profesionalisme, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat di Kabupaten Pandeglang. (ILA)
