MenaraToday.Com - Pandeglang :
Tangis bayi itu terdengar lirih dari sebuah rumah sederhana di Kampung Situgaru RT/RW. 04/01, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Di usia yang baru menginjak dua bulan, Muhamad Farhan Al Baihakki seharusnya menikmati hari-hari awal kehidupannya dalam hangat pelukan orang tua. Namun kenyataan berkata lain.
Sejak dilahirkan, Farhan harus berjuang melawan kelainan bawaan serius pada bagian ususnya. Sebagian ususnya keluar dari bagian perut dan hanya terlindungi lapisan tipis. Kondisi tersebut membuat tubuh mungil Farhan sangat rentan dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Setiap hari, kedua orang tuanya diliputi rasa cemas. Mereka hanya ingin melihat Farhan tumbuh sehat seperti bayi lainnya. Namun harapan itu kini terbentur keterbatasan ekonomi.
Ayah Farhan, Sohani, bekerja sebagai buruh penggembala kambing milik tetangga dengan penghasilan yang tidak menentu. Penghasilan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan biaya operasi dan pengobatan sang buah hati.
“Kami hanya ingin Farhan bisa segera dioperasi dan sehat. Tapi untuk biaya pengobatan kami sangat kesulitan,” ujar Nurmala, ibu Farhan, saat ditemui, Minggu (17/5/2026).
Meski hidup dalam keterbatasan, keluarga tidak menyerah. Nurmala terus mendampingi putranya menjalani perawatan sambil berharap ada bantuan dari para dermawan.
Menurut pihak keluarga, Farhan membutuhkan pengawasan dan penanganan medis secara intensif agar kondisinya tidak semakin memburuk.
“Setiap hari kami hanya bisa berdoa semoga ada jalan untuk kesembuhan Farhan,” kata Sohani, ayah Farhan.
Di tengah kondisi tersebut, keluarga berharap adanya perhatian dan uluran tangan dari masyarakat agar Farhan bisa mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.
Kini, Farhan masih terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Di balik tubuh mungilnya, tersimpan harapan besar dari kedua orang tuanya untuk melihat sang buah hati tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya.
Bagi masyarakat yang ingin membantu perjuangan Farhan, bantuan dan donasi dapat menghubungi Ibu Nurmala selaku orang tua Farhan di nomor 0838-7574-1532. (ILA)
