MenaraToday.Com - Asahan :
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan bekerjasama dengan Tim Basarnas Tanjungbalai - Asahan (TBA) melakukan evakuasi korban hanyut yang ditemukan warga mengambang di aliran sungai Sei Silau tepatnya di daerah Pantai Reksona, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Kamis (14/5/2026) sekira pukul 13.00 Wib.
Kepala BPBD Kabupaten Asahan, Bukit Bokhori Siagian saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap korban hanyut yang ditemukan warga mengambang di bawa arus sungai.
"Jadi berdasarkan informasi yang kami terima, warga di sekitar Pantai Reksona melihat jenazah seorang laki-laki yang mengambang dibawa arus aliran Sungai Silau. Berdasarkan laporan tersebut kita langsung berkoordinasi dengan tim Basarnas TBA untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban, setiba di lokasi kita langsung melakukan penyidikan dengan menggunakan perahu LCR dan akhirnya sekitar pukul 14.15 Wib kita berhasil mengevakuasi jenazah korban yang diketahui bernama Wahyu Qholid Permana (28) warga Jalan Husni Tamrin, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur di wilayah aliran Sungai Silau di Dusun V Desa Air Joman Baru atau sekira 10 Km dari titik awal korban dinyatakan hilang" papar Bukit Bukhori Siagian.
Lebih lanjut Bukit Bukhori Siagian memaparkan bahwa sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban bersama bersama rekannya berenang di aliran sungai di bawah jembatan Balley Kelurahan Selawan Selasa (12/5/2026) sekira pukul 17.00 Wib.
"Jadi korban bersama rekannya berenang di bawah jembatan Balley, dua rekan korban berhasil naik ke darat namun korban bersama seorang rekannya atas nama Muslim Hasibuan (38) hilang terbawa arus sungai". Ujarnya.
Ia juga menjelaskan setelah berhasil mengevakuasi korban Wahyu Qholid Permana,.korban pun dibawa ke Puskesmas Air Joman untuk keperluan visum kemudian jenazah korban serahkan kepasda pihak keluarga untuk di kebumikan, kemudian tim pun masih melakukan pencarian terhadap korban Muslim Hasibuan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet.
"Sampai hari ini, Jumat (15/4/2025) Kita bersama tim Basarnas TBA dan dibantu warga masih melakukan penyisiran aliran Sungai Sei Silau untuk mencari satu korban lagi dan semoga korban dapat kita temukan dan kita serahkan kepada pihak keluarga" ujarnya. (Nn)
