MenaraToday.Com - Asahan :
Anggota DPRD Provinsi Sumut dari Fraksi Nasdem bersama petugas PLN mendatangi Dusun VIII Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan yang tidak pernah tersentuh pembangunan dan aliran listrik yang sempat viral di media sosial, Senin (15/6/2026).
Kedatangan Anggota DPRD Provinsi Sumut, Samiun didampingi pengurus DPD Partai Nasdem Asahan dan petugas PLN ke kampung ini bertujuan untuk meninjau desa yang terisolir dan akan memprioritaskan pembangunan di Dusun tersebut.
Dusun yang berjarak beberapa kilometer dari pusat kota Kecamatan ini tidak pernah merasakan listrik dan diperparah dengan kondisi jalan yang tidak pernah tersentuh oleh pembangunan.
Setelah kampung di Asahan yang tidak pernah merasakan listrik selama puluhan tahun lamanya mendapat perhatian dari anggota DPRD Fraksi nasdem dengan turun langsung dan meninjau lokasi bersama petugas PLN untuk menjadi prioritas dalam program listrik masuk desa.
Anggota DPRD Sumut, Samiun Marpaung dari Partai Nasdem bersama petugas PLN melakukan survei lapangan dan meninjau kondisi jalan guna memastikan geografi dan peletakan tiang listrik nantinya .
Turut serta juga anggota DPRD Asahan dari Fraksi Nasdem, Miftah Ilham Mazid, Sekjen Nasdem Asahan Budianto Lubis, Danramil Sei Kepayang Kapten Damanik dan para Babinsa
Supervisor Survey jaringan PLN Tanjungbalai, Mudawi Nuthri mengatakan bahwa kampung tersebut telah diusulkan dalam anggaran 2026 tahap 2.
"Semoga di akhir tahun dapat terlaksana agar kampung tersebut mendapat pasokan listrik" ,ucapnya saat memberi keterangan kepada wartawan di lokasi, Senin (15/6/2026)
Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Sumut dari Partai Nasdem, Samiun Marpaung menjelaskan bahwa dirinya sangat menyesalkan masih ada daerah di Asahan yang terisolir dan tanpa listrik dan tidak tersentuh oleh arus kemajuan pembangunan dimana trafo terakhir ke kampung tersebut hanya berjarak tiga kilometer .
Dirinya bersama rekan- rekan akan mengkawal masalah ini agar usulan anggaran 2026 tahap 2 tidak melenceng dan dapat terealisasi.
Warga mengartikan 1 Hijriah 2026 ini sebagai tahun harapan yakni kehidupan mereka Hijrah dari kegelapan menjadi terang dengan adanya penerangan listrik. (FM)

