Menaratoday.com-Medan
Menjelang pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026, Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Sumatera Utara menunjukkan keseriusannya membangun organisasi yang lebih solid dan berwibawa. Melalui rapat koordinasi (Rakor) dan konsolidasi organisasi yang digelar di Sekretariat Mada LMP Sumut, Komplek Summer Villa, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Senin (1/6/2026), seluruh elemen organisasi diajak merapatkan barisan sekaligus menegaskan berakhirnya dualisme kepemimpinan yang sempat mewarnai perjalanan organisasi.
Rakor yang dipimpin langsung Ketua Mada LMP Sumut Rukun Sembiring, didampingi Sekretaris Daerah Bobby O. Zulkarnain dan Bendahara Jaman Ginting, menjadi momentum penting untuk menyatukan kekuatan organisasi menjelang agenda besar pelantikan pengurus.
Di hadapan para pengurus dan kader yang hadir dari berbagai daerah, Rukun Sembiring menegaskan bahwa saat ini LMP Sumatera Utara telah berada dalam satu komando dan satu kepemimpinan yang sah. Tidak ada lagi ruang bagi perpecahan maupun kelompok-kelompok yang dapat menghambat laju organisasi.
"LMP Sumatera Utara kini sudah melebur menjadi satu. Tidak ada lagi dua kepemimpinan. Saatnya kita menatap ke depan, menjaga kekompakan dan bersama-sama membangun organisasi yang lebih kuat, lebih besar, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," tegas Rukun.
Menurutnya, persatuan yang telah terbangun pasca rekonsiliasi harus menjadi energi baru untuk mempercepat pengembangan organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Ia menilai, organisasi yang besar hanya bisa lahir dari kader-kader yang solid, loyal, dan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga marwah Laskar Merah Putih.
Rukun mengungkapkan, hingga saat ini kepengurusan LMP telah terbentuk di 23 kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa kepercayaan terhadap organisasi terus meningkat dan jaringan kader semakin kuat di berbagai daerah.
"Ini bukan sekadar angka. Ini bukti bahwa LMP terus tumbuh dan diterima masyarakat. Tugas kita sekarang adalah memastikan organisasi ini benar-benar hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa," ujarnya.
Pelantikan pengurus yang akan digelar pada September mendatang disebut bukan hanya seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum kebangkitan organisasi setelah melewati dinamika internal. Karena itu, seluruh kader diminta mempersiapkan diri dan bekerja maksimal demi membawa LMP Sumut menjadi organisasi yang semakin diperhitungkan.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Mada LMP Sumut M. Hatta Akhiri Siregar menegaskan bahwa seluruh kader harus mengubur perbedaan yang pernah terjadi dan fokus membangun masa depan organisasi.
Menurutnya, rekonsiliasi yang telah tercapai merupakan keputusan besar yang harus dijaga bersama. Tidak boleh lagi ada sekat maupun kepentingan yang berpotensi memecah kekuatan organisasi.
"Saatnya seluruh kader bersatu. Tidak ada lagi kubu-kubuan. Tidak ada lagi perbedaan yang dipertentangkan. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membesarkan LMP sesuai arahan dan garis organisasi," tegas Hatta.
Ia menambahkan, proses penyatuan tersebut berjalan sesuai arahan pengurus pusat, termasuk petunjuk dari H. Ade Erfil Manurung selaku MTDP dan H.M. Arsyad Cannu sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih. Oleh karena itu, seluruh kader diharapkan menjaga loyalitas, disiplin organisasi, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
Rakor dan konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa LMP Sumut tengah memanaskan mesin organisasi menjelang pelantikan. Dengan struktur yang terus berkembang, kader yang semakin solid, serta berakhirnya dualisme kepemimpinan, Laskar Merah Putih Sumatera Utara optimistis menatap babak baru organisasi yang lebih kuat, lebih profesional, dan lebih berpengaruh.
Pelantikan September 2026 mendatang diyakini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan bahwa LMP Sumut telah bangkit, bersatu, dan siap bergerak dalam satu barisan untuk mengawal nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Utara.(Ucok Siregar)

