MenaraToday.Com - Pandeglang :
Suasana menjelang pengumuman kelulusan mulai terasa di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pandeglang. Setelah menuntaskan rangkaian pembelajaran selama satu tahun ajaran, ribuan siswa kini menanti kepastian hasil kelulusan yang akan diumumkan secara serentak pada 2 Juni 2026.
Tahun ini, proses pengumuman kelulusan kembali dilaksanakan dengan mekanisme yang sama seperti tahun sebelumnya. Jadwal tersebut merupakan hasil keputusan yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdas) melalui rapat bersama dengan berbagai pihak terkait.
Di tengah antusiasme siswa menyambut kelulusan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang mengingatkan seluruh satuan pendidikan untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Hafid Hertian, S.Sos, mengatakan bahwa pelaksanaan pengumuman kelulusan dilakukan secara serentak dan mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat.
"Jadwal pengumuman kelulusan sudah ditetapkan melalui hasil rapat bersama di tingkat kementerian. Untuk pelaksanaannya, seluruh sekolah di Kabupaten Pandeglang mengikuti jadwal yang sama sebagaimana tahun-tahun sebelumnya," ujar Hafid Hertian kepada menaratoday.com. Selasa (2/6/2026).
Tak hanya soal jadwal kelulusan, lanjut Hafid, perhatian pemerintah juga tertuju pada pelaksanaan kegiatan di akhir tahun pelajaran. Melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan, sekolah diminta tidak menyelenggarakan acara kenaikan kelas, wisuda, maupun perpisahan yang dapat membebani orang tua siswa.
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga kesederhanaan dalam dunia pendidikan sekaligus memastikan seluruh peserta didik memperoleh pelayanan yang setara tanpa adanya beban tambahan biaya.
"Kami berharap sekolah dapat mematuhi surat edaran yang telah disampaikan. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses belajar mengajar dan pengumuman kelulusan berjalan dengan baik, tertib, dan kondusif," kata Hafid.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hampir seluruh sekolah yang melaksanakan pengumuman kelulusan tahun ini menggelarnya secara sederhana. Kegiatan tersebut berlangsung tanpa panggung, tanpa tenda, serta tanpa hiburan yang biasanya mewarnai acara perpisahan maupun kelulusan.
Para siswa hadir mengenakan seragam sekolah masing-masing. Siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tampak mengenakan seragam putih biru, sedangkan siswa Sekolah Dasar (SD) mengenakan seragam merah putih.
Meski berlangsung dengan sederhana, suasana pengumuman kelulusan tetap berjalan khidmat dan penuh kebahagiaan. Para siswa bersama orang tua dan guru terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Salah satu orang tua siswa yang enggan disebut namanya menuturkan, di tahun ini pihak sekolah tidak mengadakan acara seremoni yang mewah seperti tahun-tahun lalu.
"Biasa aja, acaranya sederhana sekali tenda pun gak ada anak-anak dan para orang tua juga panas-panasan, untuk kelulusan tahun ini hanya diminta iuran Rp. 25 ribu itupun untuk medali kelulusan," ungkapnya.
Dengan pelaksanaan yang dilakukan secara serentak serta berpedoman pada surat edaran yang berlaku, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap proses pengumuman kelulusan tahun 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, dan menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh peserta didik. (ILA)
