Rumah Kebangkitan DPP Barisan Musa Gibran Indonesia Dukung Gibran Maju Capres 2029

MenaraToday.Com - Asahan ;

Rumah Kebangkitan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Muda Gibran Indonesia mulai menata langkah dan mengonsolidasikan kekuatan organisasi guna menyongsong kontestasi politik nasional tahun 2029, dengan fokus mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon presiden Republik Indonesia.

Ketua Umum Rumah Kebangkitan DPP Barisan Muda Gibran Indonesia, Esther Yulia, menyatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan regenerasi kepemimpinan nasional yang berorientasi pada semangat anak muda, inovasi, serta keberlanjutan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Kami mulai menata langkah perjuangan menuju 2029. Rumah Kebangkitan DPP Barisan Muda Gibran Indonesia siap menjadi wadah konsolidasi gagasan, energi, dan gerakan anak muda untuk mendukung lahirnya kepemimpinan nasional yang progresif dan berkelanjutan,” ujar Esther dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Esther, dukungan terhadap Gibran merupakan aspirasi politik organisasi yang akan diwujudkan melalui pendidikan politik, penguatan jaringan di daerah, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh kader dan relawan di seluruh Indonesia untuk senantiasa mengedepankan budaya politik yang santun, menjaga persatuan bangsa, serta mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

“Kami ingin menghadirkan gerakan yang positif, beradab, dan berorientasi pada masa depan Indonesia. Tahun 2029 masih terbilang panjang, namun persiapan gagasan dan penguatan sumber daya manusia harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.

Selain itu, organisasi tersebut berkomitmen untuk memperluas jangkauan konsolidasi ke berbagai wilayah di Tanah Air sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam proses pembangunan nasional.

Saat ini, Gibran Rakabuming Raka sedang menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024–2029. (SDM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama