MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sebanyak 1.000 Warga Desa Girijaya, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah dengan menggelar Dzikir Akbar di Majlis Dzikir Al-Kallam, Kampung Timbang, pada tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah itu mengusung tema “Indahnya Berbagi, Tabur Kasih Sayang Raih Kebahagiaan Bersama di Bulan Muharram”.
Selain Dzikir Akbar dan doa bersama, panitia juga menggelar santunan anak yatim dan khitanan massal. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memaknai bulan Muharram sebagai bulan penuh keberkahan dan berbagi.
Kepala Desa Girijaya, Tedi Setiadi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Dzikir Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan dihadiri langsung oleh Bupati Pandeglang beserta rombongan.
“Alhamdulillah, Bupati bersama rombongan dapat hadir bersilaturahmi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga Desa Girijaya. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan,” kata Tedi Setiadi. Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam di Desa Girijaya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah selain dzikir akbar, ada santunan anak yatim sebanyak 41 orang yang semuanya warga Girijaya dan khitanan masal 20 orang. Kalau peserta khitanan dari berbagai desa di Kecamatan Saketi, dari luar Kecamatan juga ada, Kecamatan Cikedal," ungkapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani mengatakan bahwa Tahun Baru Islam bukan hanya pergantian kalender Hijriyah, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.
“Peringatan 1 Muharam hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mempererat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pandeglang yang religius dan harmonis,” ujarnya.
Acara ditutup dengan Dzikir Akbar dan doa bersama yang berlangsung penuh khusyuk. Warga berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Pandeglang, Hj. Raden Dewi Setiani, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Saketi. (ILA)
