MenaraToday.Com - Labura :
Selama lima bulan lebih surat permohonan dana bantuan untuk pembelian batang kayu atau cerocok yang digunakan untuk mengantisipasi tanggal Sungai Kualuh dari kikisan arus deras sungai di Dusun Kampung Selamat Cinta Dame Kualuh Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara kepasa perusahaan yang berada di sekitar desa Sialang Taji tidak kunjung mendapatkan respons dari pihak perusahaan.
Salah satunya adalah dari PT MP LWI (Ledong West Indonesia) desa sialang Taji dan PT. Sinar Mas,
Informasi yang berhasil dihimpun pada tanggal 5 Maret 2026 yang lalu, masyarakat langsung mengantarkan surat permohonan bantuan tersebut ke PT. Sinar Mas Sialang Taji dan langsung di terima oleh Askep bernama Krisna melalui kraninya dan waktu itu Askep berjanji akan menyampaikan surat permohonan tersebut kepada pimpinan langsung dan meminta agar masyarakat dapat bersabar menunggu keputusan pimpinannya.
Masyarakat bertanya dengan heran bahwasanya tidak seperti biasanya perusahaan seperti ini"apabila ada kendala di tanggul atau mendapat gangguan kritis sungai kualuh tidak pakai lama biasanya pihak perusahaan langsung tanggap apabila masyarakat langsung menyampaikan nya kepada perusahaan langsung apalagi lewat kepala desa "heran surat permohonan kita juga di ketahui kepala desa kemarin ucap warga merasa bingung.
Masyarakat yang tergabung dalam upaya antisipasi tanggul terkikis tersebut yang diwakili Leo Siahaan mempertanyakan kembali lewat WhatsApp kepada Askep atas surat permohonan bantuan dana yang mereka sampaikan ke pihak perusahaan askep Krisna menjawab siap bang surat orang Abang memang sudah saya sampaikan ke pihak pimpinan mungkin pimpinan ada kesibukan untuk perencanaan tahun 2027 jadi masih belum ada tanggapan bang ucap askep dengan singkat.
Masyarakat berharap partisipasi pihak perusahaan kepada masyarakat sekitar apalagi ini menyangkut tanggul sungai kualuh,kembali seperti biasanya,secepatnya masyarakat berharap PT sinar mas segera respon surat permohonan tersebut.
Sebab kehadiran perusahaan di dalam satu wilayah sangatlah di harapkan masyarakat dan untuk kepentingan kita juga bersama sebab di mana kita ketahui apabila tanggul bermasalah otomatis segala rutinitas dan transportasi perekonomian akan terganggu.
Dan juga kita ketahui ada empat poin yang harus di dapatkan masyarakat atas kehadiran perusahaan di lingkungan tersebut menjadi sumber peningkatan ekonomi terhadap masyarakat, menjadi agen pembangunan dan kesejahteraan sosial, menjadi trasfer keterampilan dan pengetahuan dan memikirkan dampak lingkungan dan tantangan sosial.
"Yang sebelumnya masyarakat yang tergabung dalam satu kelompok memang sudah melakukan pengerjaan terlebih dahulu namun karena keterbatasan dana maka ada niat untuk menyampaikan surat permohonan ke pihak perusahaan yang berada tepat berdampingan dengan pemukiman warga apalagi ini menyangkut tanggul kami rasa perusahaan tidak mengabaikannya" ucap Leo.
Masyarakat menunggu kepastian yang tidak seperti biasanya di lakukan,percaya askep akan berusaha menjembatani masyarakat dengan pihak perusahaan. (Ngatimin)
