Gebyar Seni LPJ 2026 Jati Tengah Bertema "Menyala Karyaku, Jayalah Desaku" Diwarnai Tarian Dan Jalan Sehat

MenaraToday.Com - Blitar :

Desa Jatitengah di Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, kembali menggelar pesta seni budaya tahunan. Gebyar Seni Lembaga Pendidikan Jatitengah (LPJ) 2026 dengan tema "Menyala Karyaku, Jayalah Desaku"  memukau masyarakat pada Jumat, 21 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai di Lingkungan RW.04 Dusun Jatiluhur.

Acara ini bukan sekadar hiburan malam. Ini adalah wujud nyata gotong royong dan semangat melestarikan budaya yang masih kuat di kalangan warga. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak TK hingga remaja, unjuk kebolehan di atas panggung. Mereka mempersembahkan puluhan penampilan yang memukau.

Tari Bantengan dari KB Tunas Jati Wiyata. Tarian ini melambangkan simbol perlawanan dan keberanian rakyat kecil. Gerakannya yang dinamis dan penuh semangat mencerminkan jiwa pantang menyerah.

Pengunjung juga akan dimanjakan dengan Tari Reog Ponorogo yang dibawakan TK Dharma Wanita Jatitengah. Reog Ponorogo merupakan warisan budaya tak benda UNESCO yang berasal dari Jawa Timur. Tarian ini terkenal dengan topeng barongan besar yang disebut Dadak Merak serta nilai-nilai keberanian dan solidaritas.

Tarian lain yang tak kalah menarik adalah Tari Sluku-Sluku Bathok, Tari Semut Sakading Kadung Pakudngding, dan Tari Sorote Lintang Kemukus. Setiap tarian memiliki cerita dan filosofi tersendiri yang memperkaya khazanah budaya Nusantara.

Gebyar Seni LPJ 2026 menampilkan kolaborasi dari berbagai instansi pendidikan di Desa Jatitengah:

· KB Tunas Jati Wiyata

· TK Al-Hidayah Jatitengah

· TK Dharma Wanita Jatitengah

· MI Al Falah Jatitengah

· UPT SDN Jatitengah 01 dan 02

· Sanggar Swastika Lestari

Mereka secara bergantian menampilkan tarian, nyanyian solo, pidato bahasa Inggris, dongeng, hingga performance pencak silat.

Gebyar Seni LPJ 2026 bukan sekadar acara tahunan. Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya desa. Melalui pentas seni ini, generasi muda diajak untuk mencintai dan bangga terhadap warisan leluhur.

Sebagai penutup rangkaian acara, pada Minggu (23/8/2026) warga mengikuti Jalan sehat dengan puluhan door prize yang siap dibagikan.

"Menyala Karyaku, Jayalah Desaku" bukan sekadar tema. Ini adalah tekad untuk terus berkarya dan membangun desa melalui seni dan budaya. Mari kita saksikan bersama keindahan dan kekayaan seni budaya Desa Jatitengah. (Jhonny)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama